Pria Asal Norwegia Buat Lagu Tentang Kelezatan Nasi Padang

Nia Deviyana    •    Kamis, 06 Oct 2016 09:34 WIB
kuliner nusantara
Pria Asal Norwegia Buat Lagu Tentang Kelezatan Nasi Padang
(Foto: Dok.Audun Rostad)

Metrotvnews.com, Jakarta: Audun Rostad, pria asal Norwegia menulis lagu tentang nasi padang. Bukan tanpa alasan, pria yang bekerja sebagai sound designer ini mengaku terkesan dengan cita rasa nasi padang yang menurutnya begitu enak.

Semua berawal dari musim panas lalu, ketika Audun dan seorang kawannya berlibur ke Indonesia. Pada hari terakhir liburan, saat ia berada di Jakarta, Audun mencicipi nasi padang.

"Pada hari terakhir perjalanan saya di Jakarta, saya mencoba nasi padang, dan itu adalah makanan favorit saya. Saya terus terbayang makanan itu, dan agak kesal karena baru mencicipi makanan itu untuk pertama kalinya setelah melewatkan tiga minggu (liburan)," ujarnya saat berbincang dengan Metrotvnews.com.

"Jadi, saat saya pulang ke Norwegia, saya memutuskan membuat sebuah lagu tribute. Ini adalah lagu cinta yang didedikasikan untuk nasi padang," tambah Audun yang dalam dunia musik memiliki nama panggung Kvitland ini.


(Foto: Dok. Audun Rostad)

Nasi padang, menurut Audun, adalah kombinasi unik yang terdiri dari berbagai macam lauk dan sayur.

"Saya juga penggemar makanan pedas. Ketika saya kembali ke negara saya dan mencicipi makanan lokal, saya merasa nasi padang adalah representasi yang mewakili masakan Indonesia," ucap Audun.

Selama di Indonesia, Audun mengunjungi beberapa provinsi di Indonesia, yakni Bali, Lombok, Labuan Bajo, Yogyakarta, dan Jakarta.

Di Bali, ia dan kawannya mengunjungi Danau Buyan, menyaksikan sawah, dan air terjun.

"Saya menikmati semua destinasi di Bali, tapi sawah benar-benar menakjubkan. Saya merasa berada di planet yang berbeda."

Di Lombok, Audun mengunjungi Gili Air, Pantai Senggigi, dan mengikuti safari tur dengan jeep. "Sayangnya waktu kami terbatas sehingga tak sempat mendaki Rinjani."


(Foto: Dok. Audun Rostad)

Wisata bahari tak lepas dinikmati Audun di Labuan Bajo, Flores. Ia mengaku terkesan dengan keindahan karang di laut Indonesia bagian timur itu.

"Saya juga mengunjungi Pulau Rinca, dan beruntung bisa melihat sekitar empat Komodo yang berbeda. Ada satu pengalaman menakutkan ketika mereka datang berjalan ke arah kami."


(Foto: Dok. Audun Rostad)

Belum puas di Flores, Audun mengunjungi Ende/Moni, sebuah desa kecil yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Kelimutu. Di sana, Audun tak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga turut berbaur dengan warga lokal.

"Kami bangun malam hari, dan melakukan pendakian agar bisa tiba pada pagi harinya. Sayang, saat kami tiba, ada kabut dimana-mana, jadi saya tidak bisa melihat matahari terbit. Saat beberapa saat kabut hilang, kami bisa melihat danau yang indah."

Perjalanan kemudian berlanjut ke Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di kota pelajar ini, Audun mengunjungi Candi Burobudur, Candi Prambanan, dan Keraton Yogyakarta.

Terakhir, perjalanan ditutup selama dua malam di Jakarta, dengan mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"TMII menjadi akhir perjalanan yang baik untuk perjalanan saya, di mana saya bisa menghidupkan kembali beberapa pengalaman perjalanan sebelumnya, dan belajar informasi baru di saat yang sama. Dan, kami makan nasi padang," pungkasnya.





(DEV)