4 Pertolongan Pertama Ketika Tersengat Ubur-ubur

Nia Deviyana    •    Rabu, 26 Apr 2017 17:49 WIB
tips bepergiantips & trik
4 Pertolongan Pertama Ketika Tersengat Ubur-ubur
(Foto: Time)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menyelam dan snorkeling menjadi tak boleh dilewatkan saat berwisata ke laut. Tetapi hati-hati dengan sengatan ubur-ubur, bukannya bersenang-senang, liburan Anda malah jadi rusak.

Namun, tak perlu khawatir juga jika Anda sudah terlanjur tersengat binatang ini. Dr Raj, editor kesehatan Health mebagi tips seputar pertolongan pertama ketika Anda tersengat ubur-ubur.

1. Langkah pertama, cabut sesegera mungkin serpihan sengat atau tentakel yang menusuk kulit.

2. Cuci luka dengan cuka untuk mematikan fungsi racun. Jika tidak ada cuka, campurkan baking soda dengan air laut. Mengingat kemungkinan tersengat ubur-ubur pasti ada, ada baiknya membawa baking soda atau cuka saat berlibur ke pantai.

3. Ambil pereda nyeri untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Mengoles luka dengan handuk yang dicelup air panas  terbukti efektif daripada membilasnya dengan air dingin.

4. Perhatikan gejala lanjutan. Meski sengatan ubur-ubur bisa jadi sangat menyakitkan, beberapa tak butuh perawatan medis, kecuali Anda merasa keadaan semakin memburuk seperti terjadi reaksi alergi, pusing, mual, demam, dan sulit bernapas. Juga jangan abaikan jika sengatan terjadi di dekat area mata.

Apa yang tidak boleh dilakukan?

Jangan bilas luka dengan air tawar. Sebab, bisa mengaktifkan sengatan ubur-ubur. Dr Raj juga menyarankan untuk tidak menggosok luka dengan handuk, atau memercikan air laut ke luka.

Jangan juga memercayai mitos bahwa air urine dapat menetralisir racun ubur-ubur. Seperti diketahui, urine tidaklah memiliki susunan kimiawi seperti cuka yang bisa memblokir racun ubur-ubur agar tidak menyebar ke seluruh tubuh.


(DEV)