Cerita Putri Pariwisata Kenalkan Batik Sidoarjo Saat Ajang Miss Tourism Queen International 2018

Syaikhul Hadi    •    Selasa, 22 May 2018 10:05 WIB
putri pariwisata
Cerita Putri Pariwisata Kenalkan Batik Sidoarjo Saat Ajang Miss Tourism Queen International 2018
Revindia Carina sengaja membawa banyak kain batik Sidoarjo kepada 70 finalis mancanegara agar lebih banyak lagi orang tahu tentang berbagai batik di Indonesia. (Foto: Dok. Syaikhul Hadi)

Sidoarjo: Di balik suksesnya gadis asal Sidoarjo yang menjadi 10 besar dalam Miss Tourism Queen International Indonesia 2018 di Thailand pada 8-17 Mei lalu, Revindia Carina juga memperkenalkan batik Sidoarjo kepada 70 finalis mancanegara.

Selain banyak pengalaman, Gadis asal Sidoarjo ini juga berbagi pengalamannya saat mengikuti ajang Miss Tourism Queen International Indonesia 2018 di Thailand. Sebelum berangkat, ia sengaja menyiapkan antara 70-100 kain batik asal Sidoarjo.

"Jadi, selain mempersiapkan diri diajang tersebut, saya sengaja bawa kain batik dari sini," cerita Revindia Carina, Senin, 20 Mei 2018.


(Salah satu kain yang diberikan oleh Revindia Carina juga memperkenalkan batik Sidoarjo kepada 70 finalis mancanegara. Foto: Dok. Syaikhul Hadi)

Kain batik itu didapatnya dari seorang pengrajin Batik Al-Huda Sidoarjo. Meski begitu, ia tidak keberatan membawa batik yang diperkirakan beratnya mencapai 100 kilogram. "Bisa bayangin kan, berapa koper yang aku bawa ke Thailand. Ada juga beberapa souvenir dan lain-lain," katanya.

Menurutnya, memperkenalkan salah satu kerajinan khas Sidoarjo kepada masing-masing finalis mancanegara membuatnya merasa senang. Bahkan, kain batik tersebut tidak hanya dibagi-bagikan kepada 70 finalis dari berbagai negara, melainkan ke beberapa panitia dan aundien di sana.

(Baca juga: Apa Kabar Dikna Faradiba, Putri Pariwisata 2015?)

"Kalau aku enggak bawa kain batik itu, kapan lagi mereka tahu bahwa di Sidoarjo ada batik. Bahkan, kapan lagi mereka mau pakai batik," ucap mahasiswi Unair Surabaya ini.

Diakui, saat memberikan beberapa kain batik kepada rekan finalis, tak sedikit mereka yang heran. Meski begitu banyak pula yang bertanya-tanya tentang batik tersebut.


(Revindia Carina tidak keberatan membawa batik yang diperkirakan beratnya mencapai 100 kilogram. Ini salah satu kain yang diberikannya kepada kontestan India. Foto: Dok. Syaikhul Hadi)

"Kain batik dengan berbagai motif juga sempat menjadi perhatian mereka. Ada yang jawab pasti buatnya susah. Karena yang saya bawa ini kan batik tulis dengan berbagai motif. Bahkan, di lain waktu teman-teman finalis bakal mampir kalau ke Indonesia untuk melihat pembuatan batik tersebut," tandasnya.

Revindia Carina (23) kelahiran Sidoarjo, 13 Juni 1995 kembali meraih sepuluh besar dalam Miss Tourism Queen International Indonesia 2018 di Thailand. Ini kali kedua bagi Putri Pariwisata tingkat Nasional mendapatkan rekomendasi setelah menang dalam kesempatan ajang Miss Global Beauty Queen 2017 di Seoul, Korea Selatan.


(TIN)