Strategi Traveling dengan Budget Minim

Patricia Vicka    •    Kamis, 06 Jul 2017 12:25 WIB
tips bepergian
Strategi <i>Traveling</i>  dengan Budget Minim
(Foto: Telegraph)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Berwisata dengan budget minim mulai digemari sejak beberapa tahun terakhir. Traveling ala backpacker bannyak dipilih anak muda masa kini untuk menjelajah tempat wisata baru.

Ketua Asosiasi Pariwisata Indonesia atau (Asita) DIY Udhi Sudiyanto mengakui tren wisata murah ala backpacker banyak dilakoni anak muda saat mengunjungi Yogyakarta. Tren wisata ala backpacker ngetren sejak buku Naked Traveler booming di pasaran.

"Mereka memilih untuk menginap di hotel bintang 1 atau tanpa bintang serta menaiki transportasi umum demi menekan budget," ujar Udhi pada Metrotvnews.com di Yogyakarta, Kamis 6 Juli 2017.

Traveler ala backpacker dari Yogyakarta Suteja membocorkan tips bagaimana strategi berpergian dengan budget yang tak bikin kantong jebol.

Tips pertama adalah dengan merencanakan perjalanan sejak jauh hari. Perencanaan ini penting untuk bisa memburu tiket pesawat dan penginapan yang murah serta mendapatkan promo potongan harga lainnya. Pria yang sudah mengunjungi beberapa negara di dunia dengan budget minim ini biasa merencanakan liburan minimal enam bulan sebelumnya.

Tips kedua adalah menekan budget transportasi. Menurut Teja, traveller harus jeli mencari dan memilih tiket pesawat semurah mungkin.

"Komponen terbesar dari anggaran saat liburan ada di tiket pesawat. Strateginya saya mencari tiket di malam hari karena banyak promo pesawat keluar pada malam hari," tutur Teja dalam Seminar Travelig and Bussines di Malioboro Mall Yogyakarta

Dirinya mengaku pernah pergi Umroh ke tanah suci dengan biaya hanya Rp8,5 juta karena mendapatkan tiket pesawat promo.

Tips ketiga adalah dengan mencari hotel dengan budget rendah namun berkualitas. Sudah banyak situs dan aplikasi yang bisa memberikan informasi hotel-hotel murah berkualitas di dekat tempat wisata.

Namun ia menyarankan kepada traveler untuk melihat review dari para pengguna hotel tersebut."Jangan sampai harganya murah tapi kenyamanan terganggu karena tidak berkualitas review dari pengguna hotel sangat penting sebagai bahan pertimbangan kita," kata pemilik Teja Travel ini.

Tips terakhir adalah dengan merencanakan destinasi wisata serta transportasi publik menuju lokasi wisata tersebut. Teja mengatakan ada banyak tempat wisata yang menggratiskan pengunjung untuk bisa menikmati keindahannya.

Dengan perencanaan matang dan didukung dengan kejelian mencari potongan harga, pria yang sudah 3 tahun mengelola usaha travel ini yakin setiap orang bisa berpergian tanpa harus merogoh kocek yang dalam.


(DEV)