Digelar Lagi Food Ingredients Asia

Dwi Ayu Rochani    •    Rabu, 07 Sep 2016 17:23 WIB
kuliner
Digelar Lagi Food Ingredients Asia
(Foto: Metrotvnews.com/Dwi Ayu Rochani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pameran niaga bahan baku makanan dan minuman terkemuka yaitu, Food ingredients (Fi) Asia 2016 kembali digelar pada 21-23 September 2016, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini menjadi ajang titik temu ribuan penjual dan pembeli bahan baku makanan dan minuman, serta menjadi arena untuk menampilkan inovasi makanan terkini. 

Setiap tahun permintaan industri makanan dan minuman kian meningkat dari masyarakat, terutama kelas menengah yang menunjukkan beragam jenis makanan dan minuman. Perkembangan yang pesat ini menjadikan Fi Asia 2016 menjadi pameran yang wajib dikunjungi. 

"Peluang ini adalah kesempatan bagi para pelaku industri bahan baku makanan dan minuman untuk memperkenalkan produk-produknya. Kesempatan ini juga mempertemukan lebih dari 650 pemasok bahan baku lokal, regional, maupun internasional untuk memperluas pengetahuan di bidang bahan baku makanan," kata Rungphech Chitanuwat,  Business Director UBM Asia (Thailand) Co Ltd, sebagai penyelenggara acara di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Kamis ( 7/9/2016). 
(Baca juga: Wisata Lokal Rasa Internasional)

Bahan Baku Inovatif
Di pameran tahun ini, Fi Asia 2016 menyediakan sejumlah program bahan baku makanan inovatif yang keamanannya dijamin sudah lulus dr BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Republik Indonesia. "Aturan BPOM di Indonesia sangat ketat, semua peserta pameran sudah memenuhi syarat untuk masuk ke Indonesia. Di dalam pameran ini akan ada produk pangan baru. Kalau kemarin hanya ada buah-buahan kering, tapi mungkin untuk besok juga ada sayuran kering, atau udang-udangan kering," terang Rungphech. 

Food ingredients Asia diadakan pertama kalinya di wilayah Asia Tenggara yaitu di Singapura pada tahun 1997, disusul oleh Thailand pada 2002. Sementara itu Indonesia menjadi tuan rumah Asia Fi pertama kalinya pada tahun 2010. Dan ditahun ini, Fi Asia 2016 merupakan hasil kerjasama antara Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, dan Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology - SEAFAST Center.

"Dalam pameran ini juga akan menjabarkan perkembangan dalam riset dan inovasi dalam ilmu teknologi pangan, dengan berfokus pada riset pangan inovatif dari Asia Tenggara ke seluruh dunia. Termasuk juga diantaranya tentang isu regulasi, inovasi bahan baku, gizi dan kesehatan, hingga keamanan dan kualitas pangan," tutup Prof. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, MSI, Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology.





(TIN)