Selfie Bersama Buaya Air Asin Terbesar di Dunia

M Studio    •    Rabu, 07 Sep 2016 07:00 WIB
wisata australia
Selfie Bersama Buaya Air Asin Terbesar di Dunia
Cage of Death. (Crocosaurus Cove)

Metrotvnews.com: Pada era teknologi modern sekarang ini, semua orang tak asing lagi dengan swafoto alias berfoto selfie. Kegiatan ini digemari berbagai kalangan umur. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan lanjut usia.

Menurut Terri Apter, dosen psikologi dari Cambridge University, selfie merupakan upaya orang-orang untuk mengenal dirinya dan menunjukkan diri mereka kepada orang lain.

"Kita semua suka mengendalikan tampilan kita dan mendapatkan perhatian, dipedulikan dan menjadi bagian dari budaya," kata Terri, seperti dikutip Telegraph.

Namun, tentunya Anda tidak ingin menampilkan foto biasa yang terkesan membosankan. Waktu liburan adalah momen yang tepat untuk mengambil selfie. Lokasi liburan yang menarik dapat Anda manfaatkan untuk mengabadikannnya dalam bentuk foto selfie.

Bagi Anda pecinta alam yang jenuh dengan suasana kota, ini waktunya berlibur ke tempat Anda bisa menemukan berbagai satwa eksotik, mulai dari burung hingga buaya. Jika tujuan Anda berlibur adalah untuk menikmati alam, maka Darwin adalah kota yang tepat untuk Anda kunjungi.

Apa yang dapat Anda temukan di Darwin, Australia? Salah satunya adalah Crocosaurus Cove. Anda dapat melihat buaya air asin, mulai dari bayinya hingga buaya dewasa. Tidak puas dengan sekadar melihat? Ada berbagai kegiatan lain yang melibatkan buaya bisa Anda lakukan.

Salah satunya adalah memberi makan buaya remaja yang berumur 2-3 tahun dengan bantuan alat pancing. Berbeda dengan memancing ikan yang mengharuskan Anda memasang umpan di tali pancing untuk menangkap ikan, ketika memberi makan buaya, alat pancing Anda gunakan untuk menjulurkan makanan ke kolam buaya.

Setelah melihat bagaimana para buaya ini melompat keluar dari air untuk mendapatkan makanan yang ada di ujung alat pancing, Anda dapat dengan mudah membayangkan buaya liar di alam bebas melakukan hal yang sama untuk menangkap mangsanya.

Crocosaurus Cove juga dilengkapi dengan kolam renang yang didesain sedemikian rupa sehingga Anda bisa berenang di dalamnya dan memperhatikan tingkah polah buaya-buaya remaja tanpa mengkhawatirkan keselamatan jiwa Anda. Dengan kamera anti-air, Anda dapat mengambil foto yang membuat seolah-seolah Anda sedang berenang bersama buaya.

Jika Anda ingin melakukan kegiatan yang lebih ekstrem, Anda bisa mencoba Cage of Death. Anda akan dimasukkan ke dalam kurungan yang berkapasitas satu hingga dua orang. Kurungan itu akan digantung di atas kolam buaya sebelum diturunkan ke dalam kolam.

Melalui Cage of Death, Anda bisa melihat secara langsung buaya dari jarak dekat. Menariknya, karena buaya-buaya ini biasa diberi makan ketika ada kurungan yang dimasukkan, maka buaya yang ada di kolam akan menjadi lebih aktif bergerak saat melihat kurungan berisi Anda, mulai diturunkan ke dalam kolam.

Namun, jika Anda ingin melakukan kegiatan yang tidak terlalu ekstrem, Anda bisa menjajal memegang bayi buaya dan mengambil foto untuk kenang-kenangan. Di sana, Anda akan menemukan sebuah akuarium yang menampung berbagai jenis ikan, seperti Whipray, yang merupakan ikan serupa ikan pari yang tinggal di air tawar.


Foto: Wildlands.com.au?

Selain Crocosaurus Cove, Anda juga bisa mengunjungi Corroboree Billabong, yang merupakan bagian dari Mary River Wetlands. Corroboree Billabong merupakan rumah dari populasi buaya air asin terbesar di dunia. Anda tidak hanya melihat buaya di habitat aslinya, tapi juga berbagai burung.

Tidak perlu khawatir Anda akan lelah berjalan, karena Mary River Wetlands dapat dijelajahi menggunakan perahu, yang didesain sedemikian rupa sehingga Anda dapat mengambil foto dengan berbagai binatang liar yang ada.

Untuk menjelajah Corroboree Billabong, Anda dapat memilih beragam tur dengan berbagai pilihan harga. Jadi, Anda dapat memilih tur yang sesuai dengan dana yang telah Anda sediakan. Dalam tur ini, Anda juga bisa mendapatkan pemandu berpengalaman yang akan menjelaskan tentang alam dan binatang yang ada di Billabong.

Foto: Wildlands.com.au
Perjalanan dari Darwin ke Corroboree Billabong memakan waktu sekitar 75 - 90 menit. Jika tidak ingin repot, Anda bisa mengambil tur satu hari sehingga Anda akan dijemput di tempat penginapan Anda.

Tertarik ke Darwin, tapi bingung mencari tiket hotel dan pesawat? Anda bisa mengunjungi situs pencarian travel, Wego. Anda dapat mencari akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan dan dana yang Anda sediakan. Dengan Wego, Anda tidak perlu lagi bingung membandingkan harga satu tempat penginapan dengan tempat lainnya.

Selain itu, melalui situs Wego, Anda juga bisa membandingkan harga tiket pesawat. Anda dapat merencanakan liburan yang seru tanpa harus khawatir overbudget.


(ROS)