Kini, Travelling Bukan Cuma Gaya Hidup Orang Berkantong Tebal

Raka Lestari    •    Selasa, 26 Sep 2017 16:24 WIB
wisata
Kini, Travelling Bukan Cuma Gaya Hidup Orang Berkantong Tebal
(Foto: via Chill)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini, keadaan lingkungan sudah berkembang sangat cepat, manusia membutuhkan liburan untuk menyegarkan kembali pikiran agar kesehatan fisik dan psikis tetap sehat.

Jika dulu travelling  hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kantong tebal, saat ini faktanya telah berubah. Banyaknya paket perjalanan wisata sesuai budget membuat travelling  semakin mudah diwujudkan.

Selain itu, minat yang besar dari masyarakat Indonesia untuk berlibur ke luar negeri juga didukung dengan mudahnya pengurusan dokumen keberangkatan seperti paspor, visa, dan lain sebagainya.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat peningkatan sebanyak 10,4 persen atau sekitar 492.523 orang yang berangkat ke luar negeri untuk berlibur. Dibandingkan tahun 2016, jumlahnya meningkat dengan jumlah sebanyak 441.340.

Pada semester pertama 2017 saja, perlintasan WNI keluar negeri masih cukup besar. Total ada 8.765.486 orang bepergian ke luar negeri. "Tidak dipungkiri minat  masyarakat Indonesia ke luar negeri memang masih sangat tinggi," ujar Agustinus Pake Seko, Presiden Director dari Bayu Buana Travel pada peluncuran Bayu Buana Travel Holiday 2017 di Jakarta, Selasa (26/9/2017)

Agustinus mengatakan, tren bisnis pariwisata di 2017 ini sudah bukan merupakan kebutuhan sekunder lagi, tapi sudah menjadi kebutuhan primer.

"Jalan-jalan sudah tidak seperti dulu yang berada di nomor kesekian. Sekarang orang-orang setiap tahunnya pasti memiliki jadwal untuk pergi ke luar negeri untuk melakukan traveling," tukas Agus.




(DEV)