Melihat Ikan Tai, Ikan Kebahagiaan Asal Jepang

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 24 Feb 2018 08:15 WIB
jepangkuliner asia
Melihat Ikan Tai, Ikan Kebahagiaan Asal Jepang
Ikan Tai (Foto: Medcom/Yanti)

Jakarta: Jepang merupakan negara yang terkenal dengan kuliner ikan. Salah satu sajian kuliner Jepang yang digemari banyak orang adalah salmon. Namun, tahukah Anda bahwa Jepang juga memiliki ikan Tai yang tak kalah enak?

Ikan Tai merupakan ikan berwarna merah dan putih. Ikan ini memiliki arti kebahagiaan. Karena itu, ikan ini biasa disajikan dalam momen perayaan.

"Ikan Tai biasanya disajikan dalam acara perayaan, seperti resepsi pernikahan. Selain itu, biasanya dalam perayaan kemenangan olahga sumo, pemenang difoto sambil memegang ikan tersebut," ujar Makoto Nakamura selaku perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dalam acara Pengenalan Kuliner Jepang ke-2, Jumat 23 Februari 2018.

Ikan Tai sendiri dikembangbiakkan dalam dua cara, yaitu di perairan bebas dan budidaya. Perbedaan cukup mencolok pada warna ikan dimana ikan budidaya memiliki warna merah yang lebih pekat dibandingkan ikan yang berada di perairan bebas. Hal ini disebabkan karena paparan cahaya pada area budidaya yang lebih banyak.

Selain itu, ikan Tai budidaya juga memiliki lemak lebih banyak sehingga terlihat lebih bulat. Dari segi harga, perbedaannya cukup jauh. Seekor ikan budidaya normalnya seharga Rp 125 ribu di Jepang.

"Harga ikan perairan bebas 4-5 kali lipat dari ikan budidaya," ujar Hori Ikuo selaku Chef Kedutaan Besar Jepang di Indonesia pada kesempatan yang sama.



Ikan Tai sendiri paling baik dikonsumsi pada musim semi atau musim gugur di Jepang. Hal ini dikarenakan ikan Tai mengalami pembuahan pada musim semi sehingga gizi dalam ikan pun lebih banyak. Kemudian, pada musim panas atamina ikan menurun karena telah bertelur. Pada musim berikutnya, yaitu musim gugur, stamina ikan akan kembali sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Ikan Tai umumnya dapat ditemukan di perairan Laut Jepang dan Laut Pasifik dengan kedalaman sekitar 30-200 meter. Di Jepang, Prefektur Ehime dan Mie adalah daerah budidaya terbesar.


 


(ELG)