Jelajah Melbourne

Bunga Tulip Ternyata Berasal dari Turki, Bukan Belanda

Hilman Haris    •    Rabu, 05 Oct 2016 12:54 WIB
wisata australia
Bunga Tulip Ternyata Berasal dari Turki, Bukan Belanda
Tulip Festival di Perkebunan Tesselar digelar setiap tahun (MTVN - Hilman)

Metrotvnews.com, Melbourne: Bunga tulip selalu identik dengan Negara Belanda. Jadi ketika ingin melihat bunga tulip merekah, banyak wisatawan dari seluruh dunia memilih untuk mengunjungi negeri kincir angin setiap tahunnya. 

Namun tahukah Anda, bunga tulip sebetulnya bukan berasal dari Belanda. Bunga tersebut ternyata berasal dari Turki. Masyarakat Turki pertama kali membudidayakan bunga tulip pada awal tahun 1000-an. Tepatnya pada masa kekuasaan Sultan Ahmed III (1703-1730). Lantaran bunga tulip merekah dengan sangat indah pada saat itu, masa kepemimpinan Sultan Ahmed III disebut juga sebagai “Era Bunga Tulip”.

Namun, Anda tak perlu repot-repot terbang jauh ke tanah Turki atau Belanda untuk menyaksikan keindahan bunga tulip.  Sebab bunga yang bisa tumbuh hingga 70 cm itu juga bisa dilihat di Kota Melbourne, Australia. Tepatnya di Perkebunan Tesselaar setiap September hingga Oktober tiap tahunnya.



“Belanda secara cerdik mempromosikan tulip secara komersial. Lambat laun, mereka mendapatkan banyak uang dari usaha tersebut. Kini, banyak orang mengidentikkan bunga tulip dengan Belanda,” ungkap Paul Tesselaar selaku Managing Director perkebunan bunga tulip Tesselaar Garden di Melbourne, Australia kepada Metrotvnews.com beberapa waktu lalu.



“Keberadaan kami membuat wisatawan lokal serta mancanegara seperti dari Asia Tenggara, terutama Indonesia tak perlu pergi jauh hingga ke Turki atau Belanda untuk melihat bunga tulip. Di sini, pengunjung akan dimanjakan oleh ratusan bunga tulip yang berada di lahan seluas 25 hektar. Jika pengunjung mau, mereka bisa menanam bunga tulip di rumah masing-masing. Sebab, kami juga menjual bunga serta bibit tulip,” tambah Paul.



Varian tulip yang dimiliki Perkebunan Tesselaar tidak kalah dengan yang ada di Belanda. Di kebun yang kini dikelola oleh Paul Tesselaar tersebut, terdapat 150 jenis tanaman tulip yang bisa memanjakan mata Anda. 

Tulip Festival di Perkebunan Tesselar digelar setiap tahun. Untuk gelaran kali ini, Tulip Festival dibuka pada 8 September hingga 4 Oktober 2016. 

(Liputan ini adalah kerja sama antara Metrotvnews.com dengan ABC International)


(HIL)