Gurihnya Walang Goreng di Wonosari, Berani Coba?

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 24 Sep 2017 12:14 WIB
liputan kuliner
Gurihnya Walang Goreng di Wonosari, Berani Coba?
Camilan unik ini bisa Anda temukan di sepanjang jalan Wonosari, Yogyakarta. (Foto: Ade Hapsari Lestarini)

Metrotvnews.com, Wonosari: Gorengan, snack ringan, aneka kue basah, dan cokelat tentu menjadi camilan favorit semua orang. Tetapi, jangan sebut diri Anda petualang kuliner jika belum mencoba ngemil  walang goreng.

Ya, camilan satu ini memang sedikit ekstrem dan berbeda dari kudapan lainnya. Walang (dalam bahasa Jawa) jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti belalang. Camilan unik ini bisa Anda temukan di sepanjang jalan Wonosari, Yogyakarta.

Sekilas melihat penampakannya, mungkin sebagian besar dari Anda akan merasa jijik. Tetapi jangan salah, Don't judge a book by its cover  kalau kata pepatah. Rasanya boleh diadu dengan kudapan khas daerah lainnya.

Walang goreng ini dibuat dalam dua rasa, pedas dan gurih. Karjiyem, penjual belalang goreng ini mengemas gorengan walangnya di sebuah toples. Dia membanderol harga belalang goreng ini sebesar Rp25 ribu per toples.

Karjiyem menuturkan, dirinya mengambil belalang dari distributor di Purworejo, Jawa Tengah. Karena di Wonosari sedang paceklik belalang akibat musim kemarau.



"Kami ambil belalangnya di Purworejo. Biasanya belalang ini ada di padi dan pepohonan, cuma sekarang lagi musim kemarau, jadi ambil di sana (Purworejo)," ujar dia saat berbincang dengan Metrotvnews.com.

Adapun Karjiyem bisa memperoleh omzet bersih hingga Rp70 ribu dalam sehari apabila sedang ramai pembeli. Namun jika sedang sepi, dirinya hanya memperoleh untung seharga satu toples saja.

Untuk membuatnya, belalang goreng ini, prosesnya, direbus terlebih dahulu. Kemudian diberi campuran bumbu bawang putih dan cabai lantas digoreng. Menurut dia, belalang goreng berkhasiat untuk mencegah gejala stroke.

"Sehari saya bisa menggoreng sampai tiga kilogram. Satu kilogram bisa jadi tujuh toples. Kalau laku bisa terjual 1-2 kilogram," tutupnya.

Bagaimana dengan Anda, berminat mencoba?
 


(DEV)