Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Ajang Mancing Terbesar di Dunia

   •    Senin, 05 Jun 2017 11:53 WIB
widi international fishing tournament
Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Ajang Mancing Terbesar di Dunia
(Foto: IST)

Metrotvnews.com, Jakarta: Maluku Utara dikukuhkan sebagai destinasi wisata sekaligus industri mancing terbaik di dunia. Di tempat ini juga akan digelar turnamen mancing Internasional terbesar di Indonesia, bertajuk Widi International Fishing Tournament (WIFT) 2017. 

Hajatan besar tersebut diluncurkan secara resmi oleh Sekretaris Menteri Pariwisata yang disaksikan Gubernur Maluku Utara dan Bupati Halmahera Selatan di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta, Minggu (4/6/2017). 

WIFT 2017 merupakan ajang turnamen mancing tingkat Internasional terbesar yang digelar di Indonesia, dan merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan Pemerintah dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Kepulauan Widi dipercaya menjadi tuan rumah dikarenakan merupakan salah satu obyek wisata bahari andalan dari Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.  Kabupaten Halmahera sendiri merupakan spot yang memiliki keindahan alam sangat indah, dengan terumbu karang yang bagus serta beraneka ragam ikan yang dapat menjadi target buruan bagi pemancing.

Dengan mengusung tema "North Mollucas A World Fisihing Destination," WIFT 2017 akan diselenggarakan di Kepulauan Widi, Kabupaten Halmahera Selatan pada tanggal 25-29 Oktober mendatang yang terbuka untuk umum untuk memperebutkan Piala Presiden RI. 

Sekretaris Menteri Pariwisata menyambut baik langkah serius yang diperlihatkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk mengangkat potensi bahari ke tingkat yang lebih tinggi. 

"Sebagai pemerintah pusat, kami sangat menghargai dan menyambut baik keseriusan yang diperlihatkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk menggerakkan potensi kemaritiman yang dimiliki melalui sebuah ajang turnamen olahraga mancing tingkat Internasional yang terbesar di Indonesia," ujarnya. 

Dengan adanya ajang WIFT 2017 mendatang, tambah dia, secara tidak langsung turut meningkatkan laju ekonomi daerah melalui wisata dan industri mancing. 

Ajang ini juga akan menggairahkan industri mancing nasional berbasis ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan potensi dan kekuatan bahari yang diimiliki, jika dikelola dengan baik, maka dapat menaikkan citra provinsi Maluku Utara di tingkat nasional, bahkan Internasional.

“Kami bersyukur mendapatkan restu dari Pemerintah Pusat untuk menggelar ajang WIFT 2017 mendatang. WIFT 2017 akan menjadi tempat berkumpulnya para pecinta olahraga mancing tingkat Internasional untuk merasakan sensasi mancing yang berbeda dengan jenis ikan beraneka ragam," ujar Gubernur Maluku Utara, Abdul Ghani Kasuba.
(DEV)