Festival Kuliner Bekasi, 6 Tahun Konsisten Melestarikan Keragaman Kuliner Tanah Air

Yatin Suleha    •    Kamis, 23 Aug 2018 15:24 WIB
kuliner
Festival Kuliner Bekasi, 6 Tahun Konsisten Melestarikan Keragaman Kuliner Tanah Air
Jika Anda ingin merasakan kembali berbagai masakan khas tanah air tak ada salahnya Anda menyambangi Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018. (Foto: Dok. Summarecon Mal Bekasi)

Jakarta: Jika Anda ingin merasakan kembali berbagai masakan khas tanah air tak ada salahnya Anda menyambangi Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018. Event yang telah 6 tahun digelar oleh Summarecon Mal Bekasi ini menyajikan berbagai makanan tradisional Indonesia. 

Di rangkaian FKB ke enam tahun ini, selama 32 hari mulai 16 Agustus-16 September 2018 Anda bisa mencicipi ratusan menu lezat dari 80 kuliner UMKM yang berpartisipasi.

Berlokasi di area parkir barat The Downtown Walk, FKB 2018 mengusung tagline “Weteng Wareg Ati Marem Rek” yang artinya perut kenyang hati senang, sehingga tidak hanya menikmati kuliner lezat tetapi pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan budaya, arena permainan anak, hiburan musik hingga aksi dari komunitas pencinta hewan. 

Ugi Cahyono selaku Center Director Summarecon Mal Bekasi mengatakan, “Di tahun ke-6 penyelenggaraan FKB, kami masih konsisten untuk terus mengeksplorasi variasi kuliner tanah air. Tahun ini Jawa Timur kami angkat menjadi tema besar, karena Jawa Timur merepresentasikan keberagaman kuliner lokal yang tengah berkembang di tanah air, mulai dari kuliner khas Jawa Timur hingga variasi kuliner kekinian."

"Dengan misi untuk terus melestarikan sekaligus mengedukasi kekayaan kuliner lokal, kami berharap acara ini akan terus menjadi wahana yang baik bagi para pelaku UMKM untuk mempertemukan langsung antara pembeli dengan pedagang,” tambah Ugi Cahyono.


(Jika Anda ingin merasakan kembali berbagai masakan khas tanah air tak ada salahnya Anda menyambangi Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018. Foto: Dok. Summarecon Mal Bekasi)
 
(Baca juga: Festival untuk Pecinta Kuliner Vegan Digelar Bulan Ini)

Kuliner Jawa Timur dan Nusantara

Sebanyak 15 tenant siap menawarkan variasi menu khas Jawa Timur seperti Raja Rawon, Cwie Mie Malang, Lontong Balap, Sego Pecel Ndeso Mr.J, Sego Resek khas Malang, Bakso Malang dan menu lezat lainnya. Tersedia ratusan menu makanan favorit lainnya dari total 80 tenant di FKB 2018 yang terbagi menjadi 38 booth makanan dan 42 gerobakan. 

Beberapa menu favorit lainnya yang akan hadir antara lain Rujak Cingur & Tahu Campur, Tahu Tek, Es Goyang, Suwe Ora Kopi, Sate Tulang, Ketan Bakar dan masih banyak lagi.

Untuk memenuhi permintaan konsumen akan makanan pedas, FKB juga menghadirkan beragam kuliner pedas seperti Seblak Jeletet, Pentol dan Ceker Seuhah, Ayam Bledos dan Tempe Mendoan Jeletot. 

Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi, FKB akan semakin lengkap dengan kehadiran 2 booth bertemakan Bekasi. Satu booth UKM yang menjadi binaan dari pemerintah Kota Bekasi yaitu Nasi Kebuli “Mama” akan menjual hidangan nasi berbumbu khas timur tengah. 

Selain itu tersedia Bekasi Corner yang menyediakan beragam aksesoris, kerajinan tangan, fesyen dan batik khas Kota Bekasi, kuliner serta cemilan khas Bekasi. Pengunjung dapat menikimati kuliner FKB setiap harinya yang dibuka pukul 16.00-22.00 (Senin-Kamis), 16.00-23.00 (Jumat), 11.00-23.00 (Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional).

Memasuki area FKB 2018 seluas 7.600 m2, pengunjung akan disambut dengan pintu masuk yang dihiasi dengan replika dua buah anyaman kuda yang biasa digunakan pada tarian kuda lumping. Selain itu, replika dua tugu ikonik di Surabaya yaitu Tugu Sura dan Buya serta Tugu Bambu Runcing juga akan membuat pengunjung terbawa ke dalam nuansa khas kota pahlawan yang diangkat sebagai tema besar dalam pagelaran festival kuliner tahun ini. 


(Tersedia ratusan menu makanan favorit lainnya dari total 80 tenant di FKB 2018 yang terbagi menjadi 38 booth makanan dan 42 gerobakan.  Foto: Dok. Summarecon Mal Bekasi)
 

Terdapat tiga area dekorasi booth yang dapat menambah keindahan saat mengabadikan momen di FKB yaitu area Jawa Timur menggambarkan rumah pedesaan, area kampung Pecinan bergaya pertokoan Tionghoa Klasik dan area kampung warna-warni dengan hiasan gantungan payung dengan warna cerah yang ceria.

Area panggung tidak kalah menarik menggambarkan keindahan burung merak dan replika harimau sebagai ciri khas budaya Reog Ponorogo. 

Menemani pengunjung berwisata kuliner setiap harinya akan hadir ragam hiburan di panggung utama The Downtown Walk. Ragam hiburan dari siswa-siswi sekolah di sekitar wilayah Bekasi yang akan hadir setiap hari Senin-Jumat setiap pkl 17.00 WIB. 

Sementara itu setiap akhir pekan, pengunjung dapat menyaksikan tari-tarian khas Jawa Timur diantaranya Reog Ponorogo, Tari Gelipang, Tari Remo dan Tari Jejer pada pukul 19.00 WIB. FKB semakin meriah dengan hiburan musik dari musisi muda Indonesia yaitu Hanin (25 Agustus) dan Virzha (15 Sept) yang akan mengajak pengunjung bernyanyi bersama di The Downtown Walk pukul 20.00 WIB. 

Selain beragam hiburan, tahun ini ada yang berbeda dengan hadirnya komunitas pencinta hewan yang akan turut hadir di area FKB 2018. Berlokasi di dekat area layar tancap, pengunjung dapat menemukan beragam keunikan hewan-hewan yang berasal dari berbagai komunitas seperti pameran ikan hias, komunitas sugar glidder, reptil serta aqua scape.


(Terdapat tiga area dekorasi booth yang dapat menambah keindahan saat mengabadikan momen di FKB yaitu area Jawa Timur menggambarkan rumah pedesaan, area kampung Pecinan bergaya pertokoan Tionghoa Klasik dan area kampung warna-warni dengan hiasan gantungan payung dengan warna cerah yang ceria. Dok. Summarecon Mal Bekasi)?

Fun Playground

Keseruan tidak hanya dirasakan saat berada di area Festival Kuliner Bekasi. Bagi para pengunjung yang sedang berkeliling mal juga tersedia arena bermain anak bertajuk Fun Playground yang hadir di The Oval mulai 16 Agustus-16 September 2018. 

Area seluas 800 m2 ini akan berubah menjadi giant inflatable bagi anak-anak usia 2 - 15 tahun. Hanya dengan melakukan pembelian tiket regular seharga Rp60.000 per orang dan Rp25.000 per pendamping (weekdays) atau Rp80.000 per orang dan Rp30.000 per pendamping (weekend), pengunjung dapat bermain tanpa batasan waktu. Dibuka setiap hari mulai pukul 10.00-22.00 WIB keluarga di Bekasi memiliki banyak pilihan untuk menghabiskan waktu di Summarecon Mal Bekasi. 





(TIN)