Qatar Segera Bangun Hotel Syariah di Lombok

Sonya Michaella    •    Sabtu, 25 Mar 2017 16:39 WIB
pariwisata indonesiaindonesia-qatar
Qatar Segera Bangun Hotel Syariah di Lombok
Suasana wisata Pantai Meninting, Batulayar, Lombok, NTB. (Foto: ANTARA)

Metrotvnews.com, Doha: Lombok kini turut menjadi destinasti wisata andalan Indonesia untuk meningkatkan pariwisata. Dibuktikan dengan minat perusahaan Qatar yang dilaporkan segera membangun hotel syariah di Lombok.

Retaj Grup, perusahaan yang akan merealisasikan pembangunan hotel tersebut, telah bertemu dengan Wakil Ketua DPR, Dr Agus Hermanto. Dipilihnya Lombok karena dianggap memiliki potensi wisata sangat bagus.

Dalam keterangan tertulis dari KBRI Doha kepada Metrotvnews.com, Sabtu 25 Maret 2017, Retaj Group sendiri sudah membangun sejumlah hotel syariah di Qatar, Turki, Komoros dan Arab Saudi.

Perusahaan yang dibangun di Doha pada 2004 tersebut mengoperasikan hotel berdasarkan ajaran Islam, yaitu melarang adanya minuman beralkohol dan merokok di hotel.

Vice Chairman dan Managing Director Retaj Group, Dr. Mohammed Bin Johar Said Al Mohammed, meminta bantuan dan saran dari DPR dalam rangka ekspansi investasi di Indonesia.

Retaj Group mengklaim hotel-hotelnya sebagai hotel islami.  Sehubungan dengan rencana ini, Johar mengharapkan dukungan dari  DPR agar upaya tersebut segera terealisasi.

Agus Hermanto menyambut baik rencana investasi Retaj Group. Disampaikan pula mengenai potensi ekonomi Indonesia  yang menduduki peringkat ke-16 di dunia.  

"Melihat potensi Indonesia dengan 250 juta penduduk, pesatnya peningkatan jumlah kelas menengah juga bagian dari pasar bagi 600 juta yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN," ungkap Agus.

Selain itu, Agus memaparkan pula kebijakan pemerintah yang memberlakukan pelayanan izin satu pintu dan menjamin adanya kepastian hukum dan kesiapan infrastruktur guna memudahkan investasi asing masuk ke Indonesia.

Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi menyambut baik upaya  investasi Retaj Group khususnya menjelang rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2017. Ia memaparkan pula bahwa Qatar aktif dalam melakukan investasi yang mencakup berbagai sektor antara lain telekomunikasi, bank,  pertambangan dan pembangkit listrik.


(FJR)