5 Negara Terbaik untuk Perempuan yang Hobi Solo Travelling

Cecylia Rura    •    Senin, 06 Nov 2017 16:29 WIB
tips & trik
5 Negara Terbaik untuk Perempuan yang Hobi Solo Travelling
Travelling sendiri memang baik untuk mereka yang berkepribadian introvert. (Foto: Pinterest)

Metrotvnews.com, Jakarta: Travelling  sendiri memang baik untuk mereka yang berkepribadian introvert. Namun, untuk Anda perempuan khususnya, beberapa hal harus menjadi pertimbangkan sebelum memutuskan travelling  sendirian mengingat tingginya tingkat kejahatan dan pelecehan.

Namun, jangan khawatir. Dengan persiapan yang matang, Anda bisa travelling  dengan aman. Rachel Chang, solo traveller yang kini bermukim di New York menjabarkan negara yang relatif aman dikunjungi solo traveler, berikut seperti dikutipp dari laman Travel and Leisure.

Barcelona, Spanyol



(Dok. Travel and Leisure)

Barcelona dikatakan menjadi salah satu tujuan wisata yang direkomendasikan bagi Anda yang suka bepergian sambil berjalan kaki. Hanya dengan bermodalkan Maps, Anda tidak akan hilang dan justru "terjebak" pada tempat-tempat yang memanjakan mata.

Di kota ini, Anda bisa melakukan window shopping  di sepanjang daerah Las Ramblas, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pantai menapaki papan kayu, hingga menikmati pemandangan klasik di Park Güell rancangan Gaudi. Soal urusan perut, Anda bisa menikmati santapan al fresto, restoran tepi pantai Paella. Anda juga bisa memilih salah satu deretan kursi di tapas bar di Barcelona.

Munich, Jerman


(Dok. Travel and Leisure)

Sambutan hangat dari orang-orang Jerman yang memang ramah sangat tampak di kota Bavarian, Munich. Tak peduli di mana pun Anda bertemu dengan orang-orang Munich, mereka akan memberikan senyum riang tanda sikap bersahabat.

Bagaimana agar bisa berbaur dengan mereka? Anda bisa mengambil segelas bir di biergarten setempat atau pada sebuah gerobak lorong di Pasar Natal yang menyediakan gluhwein (minuman anggur tradisional), kemudian menunggu mug terisi gluhwein di area stand sambil menghangatkan diri. Sembari menunggu, Anda bisa berbincang dan mendekatkan diri dengan mereka.

Taipei, Taiwan


(Dok. Travel and Leisure)

Taipei merupakan kota yang menampilkan perpaduan antara sejarah dan era modern. Pasar malam di mana Anda akan menemukan berbagai macam snack dan kuliner khas juga aksesori menarik akan memanjakan hasrat Anda menikmati bagaiamana sisi tradisional masyarakat di sana.

Selain itu, beberapa bangunan bersejarah juga sayang jika dilewatkan begitu saja. Sementara untuk sisi modern dapat terlihat dari bentuk bangunan dengan gaya arsitektur high-tech juga beberapa bangunan mall.

Taipei merupakan salah satu Negara tersibuk sekaligus tempat ternyaman bagi masyarakat urban untuk hidup. Beberapa penanda jalan dan transportasi umum dituliskan dalam bahasa Inggris.

Meski Taipei dinobatkan sebagai negara dengan tingkat kriminalitas yang rendah, mereka memiliki kotak “Safe Waiting Zone” yang digunakan untuk memantau penumpang perempuan di malam hari melalui video khusus.

Copenhagen, Denmark


 (Dok. Travel and Leisure)

Ada banyak keunikan yang bisa ditemukan di Copenhagen. Mulai dari jejeran rumah warna-warni, hingga area yang mudah dijangkau hanya dengan berjalan kaki. Ketika para solo traveler  berkumpul, mereka dapat saling bertukar kamera untuk mengabadikan momen di Copenhagen di puncak-puncak menara yang menghadap ke kota.

Okinawa, Jepang


(Dok. Travel and Leisure)

Untuk menikmati sensasi Jepang yang santai dan jauh dari hiruk pikuk kota, Naha, ibukota dari Kepulauan Okinawa bisa menjadi destinasi terbaik bagi traveler  perempuan. Anda bisa menggunakan monorail yang dapat diambil dari bandara dan dihubungkan langsung ke pusat kota, tempat berdirinya Shuri Castle yang populer.

Saat Anda berjalan kaki di pusat kota, Anda akan dimanjakan dengan indahnya pemandangan di Naminou City Beach, Tsuboya Pottery District, serta Makishi Public Market, lokasi yang paling recommended untuk solo dining. Kemudian, karena perhotelan di Jepang terdapat campur tangan pengaruh Amerika, di mana basis militer Amerika Serikat berada di wilayah ini, menimbulkam keakraban saat Anda merasa asing di antara orang-orang Asia.




(DEV)