Pariwisata adalah Bisnis Masa Depan

Meilikhah    •    Sabtu, 25 Feb 2017 13:11 WIB
Pariwisata adalah Bisnis Masa Depan
Wonderful Indonesia merupakan tagline Kemenpar RI mempromosikan pariwisata Idonesia.

Metrotvnews.com: Pariwisata merupakan ujung  tombak baru untuk meningkatkan penanaman modal. Pertumbuhan investasinya yang mencapai 18 persen per tahun, menunjukkan bahwa peluangnya masih sangat terbuka.

"Prospek sektor ini sangat besar di masa depan," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong dalam Regional Investment Forum (RIF) 2017 di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali.

Selama lima tahun terakhir kontribusi sektor pariwisata terhadap total realisasi investasi berada di level 2,2 persen atau Rp 51,2 triliun. Data BKPM tahun 2016 menunjukan  nilai investasi dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) di sektor pariwisata mencapai Rp 2,2 triliun. Sedangkan penanaman modal asing (PMA) pariwisata pada 2015 mencapai Rp 12,8T.

Total investasi baru sektor pariwisata pada 2015 adalah Rp 15 triliun. "Tidak kalah pentingnya yakni infrastruktur pendukung akan menjadi sektor prioritas untuk menarik investor asing dan domestik," tambah Lembong dalam acara yang bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata tersebut.

Ajang RIF 2017 dihadiri 400 investor yang setengahnya barasal dari mancanegara. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong itu menghadirkan pembicara antara lain Menteri Pariwisata Arief Yahya, Dubes RI untuk RRT, Dubes RI untuk Persatuan  Emirat Arab, serta perwakilan pelaku bisnis.

Rangkaian RIF selain dialog forum bisnis dengan pembicara utama Mentpar Arief Yahya, juga terintegrasi dengan one on one meeting. Ada pula pameran produk-produk perusahaan penanaman modal unggulan.

Di dalam kegiatan tersebut, BKPM juga telah mencatat 70 pertemuan antara investor dengan pemerintah daerah maupun investor dengan perusahaan lokal. Pertemuan bisnis tersebut bertujuan mempromosikan potensi investasi pariwisata dan infrastruktur pendukungnya di daerah kepada para pelaku usaha maupun calon investor baik domestik maupun asing.
 
(LHE)