Pelayang dari 6 Negara Ramaikan Rhino Kites Festival di Tanjung Lesung

Raka Lestari    •    Senin, 14 May 2018 12:01 WIB
wisata
Pelayang dari 6 Negara Ramaikan Rhino Kites Festival di Tanjung Lesung
Festival Rhino Kites Festival diadakan dengan tujuan ingin mengajak para komunitas layang-layang dari luar dan dalam negeri untuk lebih memperkenalkan Tanjung Lesung. (Foto: Dok. Rhino Kites Festival)

Jakarta: Puluhan pemain layang-layang ikut memeriahkan acara Rhino Kites Festival yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 Mei 2018 kemarin di kawasan Pantai Tanjung Lesung, Banten.

Pada festival ini para pemain layang-layang dari 6 negara menerbangkan puluhan layangan hias. Negara-negara yang mengikuti festival ini diantaranya adalah Indonesia, Jerman, Belanda, Malaysia, dan Belgia. 

Managing Director PT. Banten West Java (Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung) & Chief of OC, Rully Lasahido menjelaskan bahwa Rhino Kites Festival yang dilaksanakan bekerja sama dengan Museum Layang-Layang Indonesia ini diselenggarakan untuk menandai diluncurkannya secara resmi ajang Rhino X-Tri, kompetisi terbuka olahraga cross triathlon pertama di Indonesia. 

"Layang-layang adalah permainan dan olahraga masyarakat yang universal. Menerbangkan layang-layang juga merupakan permainan khas Indonesia yang dimainkan tidak hanya oleh anak-anak namun juga kalangan dewasa," ujar Rully. 

(Baca juga: 100 Layang-layang Hias Resmikan Rhino Cross Triathlon 2018)


(Puluhan pemain layang-layang ikut memeriahkan acara Rhino Kites Festival yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 Mei 2018 kemarin di kawasan Pantai Tanjung Lesung, Banten. Foto: Dok. Rhinos Kites Festival)

Cynthia Ratna, Vice President Marketing PT Banten West Java mengatakan, "Rhino kites festival ini baru pertama kali diadakan. Mengapa diberikan nama Rhino yang artinya adalah badak karena Banten terkenal dengan Badak bercula satu yang terdapat di Ujung Kulon." 

"Festival ini diadakan dengan tujuan ingin mengajak para komunitas layang-layang dari luar dan dalam negeri untuk lebih memperkenalkan Tanjung Lesung."

Salah satu peserta dari Malaysia, Nasri Ahmad mengatakan bahwa dengan bermain layang-layang bisa membuat dirinya semakin sehat.

"Menurut dokter saya, layang-layang bisa menjadi salah satu terapi stres. Layang-layang juga bisa mengobati kanker, hipertensi, darah tinggi dan gula. Setelah saya bermain layang-layang, stres saya pun mulai berkurang dan bahkan sekarang saya sudah bisa nyetir mobil kembali," ujar pria paruh baya tersebut di Pantai Tanjung Lesung, Sabtu 12 Mei 2018. 





(TIN)