Alasan Wisatawan Indonesia Tertarik Traveling dengan Kapal Pesiar

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 19 Sep 2018 11:22 WIB
travel
Alasan Wisatawan Indonesia Tertarik Traveling dengan Kapal Pesiar
(Foto: Robb Report)

Jakarta: Agen wisata Dwidayatour merilis sebuah survei yang menyebutkan bahwa wisata dengan kapal pesiar ternyata merupakan liburan impian traveler Indonesia. 

Survei yang melibatkan 1.200 wisatawan berusia 18-52 tahun tersebut menemukan bahwa 52 persen responden ingin menikmati liburan di samudra dengan kapal pesiar dimana 90 persen di antaranya menyatakan belum pernah naik kapal pesiar. 

Alternatif lain yang diiinginkan adalah liburan dengan paket tur ke suatu negara (24 persen) dan menginap di hotel unik dengan pemandangan alam (10 persen).

"Liburan dengan kapal pesiar memang sedang menarik perhatian wisatawan Indonesia. Mereka ingin menikmati liburan dan atraksi-atraksi menarik di tengah samudra, dan merasakan pengalaman baru yang jarang ditemukan saat berwisata di daratan," ujar Hendriyapto, VP Commercial Dwidayatour dalam rilis yang diterima medcom.id, Selasa 18 September 2018. 

Sebanyak 79 persen responden menyatakan bahwa alasan mereka belum pernah menikmati kapal pesiar adalah faktor harga yang relatif mahal. Tetapi dengan alasan ingin menikmati pengalaman berbeda, sekitar 71 persen tetap ingin mencoba wisata kapal tersebut. 

Ia menambahkan, kapal pesiar menawarkan sensasi berbeda dengan menawarkan kunjungan ke lokasi atau pulau-pulau baru, serta atraksi-atraksi menarik di atas kapal dan di darat. 

Selain menikmati pemandangan samudra luas, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan angkasa berbintang dari tengah laut dengan keindahan tak tertandingi.

Destinasi Eropa (Mediterania/Non Mediterania) menjadi favorit wisatawan Indonesia (27 persen). Beberapa negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong juga menarik perhatian para wisatawan yang ingin naik kapal pesiar. 

Terkait usia, generasi Z lebih menyukai liburan dengan kapal pesiar selama 6-8 hari (40 persen). Sementara Generasi X (47 persen) dan Y (44 persen) lebih memilih 3 hingga 5 hari. Rentan usia untuk Gen Z adalah 18-23 tahun, Gen Y 24-41 tahun, dan Gen X adalah 42-52 tahun.


(DEV)