Desert Safari, Perjalanan Menaklukan Bukit Padang Pasir

Yatin Suleha    •    Senin, 13 Nov 2017 20:49 WIB
Desert Safari, Perjalanan Menaklukan Bukit Padang Pasir
Jika Anda sedang berkunjung ke Dubai, seputar UEA, atau sekedar satu hari transit sebelum melanjutkan perjalanan, ada gaya travelling yang sangat berbeda daripada yang lainnya, yaitu Desert Safari. (Foto: Courtesy of Tiresandparts.net)

Jakarta: Travelling seperti apa yang sekiranya belum pernah Anda coba selama ini? Jika Anda sedang berkunjung ke Dubai, seputar UEA, atau sekedar satu hari transit sebelum melanjutkan perjalanan, ada gaya travelling yang sangat berbeda daripada yang lainnya. Biarkan dalam satu hari tersebut sesaat Anda sempat merasakan seperti berada di dalam film action melakukan off-road.

Namun, jangan berekspektasi melakukannya di atas jalan raya yang rata, karena itu tak akan menjadi sensasi. Melakukan dune-bashing atau off-road yang menantang di bukit pasir selama kurang lebih 4 jam, dipastikan mampu memacu andrenalin Anda dengan maksimal.


(Desert Safari dilakukan oleh 5-6 orang dan 1 supir profesional dalam satu mobil 4x4 wheel. Foto: Courtesy of Me Want Travel)

Petualangan yang Penuh Ketegangan
Desert Safari adalah wisata petualangan di padang pasir Dubai. Total perjalanan sejak di titik awal bertemu (di hotel, misalnya), bisa memakan waktu sekitar 6-9 jam hingga Anda kembali lagi ke tempat menginap Anda. 

Selayaknya Anda melakukan tur, Desert Safari dilakukan oleh 5-6 orang dan 1 supir profesional (dengan lisensi khusus untuk melakukan dune-bash di padang pasir) dalam mobil 4x4 wheel. 

Paling baik melakukannya sejak dipagi hari (mulai sekitar jam 9 pagi), ini bisa memaksimalkan waktu Anda dalam menikmati keindahan alam dan menemui matahari yang mulai turun. Anda bisa melakukannya bersama keluarga, namun sebaiknya tidak dengan anak di bawah usia 3 tahun dan mereka yang dengan sakit jantung. 


(Anda akan berhenti di beberapa spot untuk berfoto. Saran kami abadikan, karena Anda tak akan kembali ke track perjalanan dan di spot tersebut. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Jika Anda cukup bernyali, Anda bisa duduk di sebelah supir untuk bisa melihat secara langsung di depan bagaimana pemandangan serta gundukan gurun tinggi pasir coba ditaklukan.

Kencangan sabuk Anda, tutup rapat kaca jendela, kemudian nikmati perjalanan. "Jika Anda sedikit pusing dalam perjalanan, pandang langit namun usahakan leher Anda tetap rileks agar seputar leher tidak sakit," saran Abdul, supir kami yang berasal dari Orient Tours.

Paket Desert Safari dikenakan harga 325 AED (Rp1.170.000 IDR Rp3.600). Dalam perjalanan Anda nantinya akan juga menemui beberapa rombongan mobil lainnya dari tempat tur yang berbeda. Jangan lupa untuk mengabadikannya, karena Anda tak akan kembali lagi ke track tersebut.

(Baca juga: Menyaksikan Keajaiban Burj Khalifa, Menara Tertinggi di Dunia)

Kenapa Anda Harus Mencobanya?
Mohammad Rahmatollah, tour guide kami asal Dubai mengatakan bahwa padang pasir yang ditaklukan adalah Rub' al Khali, sebuah padang pasir ketiga terbesar di dunia yang membentang sepanjang 300,000 sq. mi. (777,000 km2), yang menyisir 4 negara Arab, UEA, Oman, Saudi, dan Yaman.

"Padang pasir yang berwarna emas ini siap membawa Anda berpengalaman safari. Tur ini akan memperlihatkan Anda bagaimana kondisi hidup nomaden di gurun pasir (pada zaman dahulu), termasuk juga di dalamnya melihat rumah di tengah gurun pasir, peternakan onta, camp Falcon dan makan ala barbeque dengan menu khas kami," ujar Rahmatollah.


(Menaiki onta adalah salah satu kegiatan di Perkemahan Desert Safari. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

3 Spot Pemberhentian
Setelah kurang lebih 30 menit memasuki area padang pasir yang pertama, Anda akan berhenti di sebuah camp untuk melihat matahari tepat di atas kepala. Saran kami, gunakan sunblock dan topi, serta siapkan air minum.

Namun, jangan juga minum dan makan berlebih karena perjalanan akan banyak lonjakan. Anda juga sebaiknya cukup menggunakan sandal gunung atau cukup sandal saja, karena jika menggunakan sepatu, pasir yang sangat lembut akan bisa memenuhi isi sepatu Anda.

Di spot ini, Anda akan bertemu dengan rombongan tur Desert Safari lainnya. Tak jarang para supir akan menurunkan tekanan ban agar perjalanan tak terlalu menukik tajam di setiap kelokan.

Pemberhentian kedua Anda akan melihat peternakan onta, dan pemberhentian ketiga Anda akan berada di camp burung Falcon. Di camp burung Falcon Anda akan takjub karena burung ini terbang dengan kecepetan tinggi dan kembali lagi ke tangan para pawangnya. Jangan khawatir karena burung-burung ini cukup jinak.


(Perkemahan ala Negeri 1001 Malam yang menjadi tempat peristirahatan. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Perkemahan ala Negeri 1001 Malam
Jangan sampai memori telepon genggam Anda penuh, karena spot terakhir ini adalah pemberhentian yang justru menyuguhkan aneka pengalaman yang beragam ala negeri 1001 malam. Perkemahan Desert Safari adalah lokasi semua rombongan menyudahi tur Desert Safari. 

Di sini, beberapa aktivitas seperti sand boarding, menaiki onta, ATV, mencoba kopi otentik Arab dengan kurmanya, shisa, atau menghias henna di tangan Anda bisa menjadi berbagai pilihan Anda.

Belum puas dengan aneka kegiatan tersebut, sesaat sebelum waktu Magrib terlewati, matahari yang siap ke peraduan bisa menjadi pemandangan cantik untuk Anda abadikan. Dan setelah itu, makan malam paduan menu tradisional dan western tersedia bagi semua peserta tur.

Ada kurang lebih 10 perkemahan yang menjadi tempat Anda makan malam dan duduk santai setelah perjalanan berjam-jam di atas pasir yang membuat sport jantung, kini hadir sebuah hiburan. Tarian fire dance adalah hiburan yang paling awal di camp ini. 


(Tarian Tanoora menjadi salah satu hiburan di perkemahan Desert Safari. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Snoug adalah penari fire dance yang juga handal menari hip hop sekaligus parkour. "Aku berasal dari Brasil dan Yunani. Aku melakukan tarian ini sejak usia 21 (sekarang 27), dan aku tak pernah berhenti latihan. Aku hanya ada di sini selama tiga bulan saja, setelah itu aku keliling melakukan performance di tempat lainnya," ucap Snoug selesai menyuguhkan tariannya.

Suguhan tarian Tanoora/skirt (tarian tradisional Mesir yang dilakukan oleh laki-laki. Baju yang dipakai beratnya bisa mencapai 20 kg lebih) hadir setelah penampilan Snoug. 

Diakhiri dengan belly dance yang mempesona. Bagi para laki-laki, jangan kaget jika Anda menjadi sasaran empuk sang penari tarian perut ini untuk ikut beraksi di atas panggung. Tak perlu malu untuk menari bersamanya karena sajian hiburan ini menutup pengalaman seru Desert Safari Anda. Jadi, siapkah Anda untuk menaklukan padang pasir tersebut?







(TIN)