Jelajah Melbourne

Wisata ke Melbourne Saat Musim Dingin? Siapa Takut!

Hilman Haris    •    Selasa, 20 Sep 2016 18:22 WIB
wisata australia
Wisata ke Melbourne Saat Musim Dingin? Siapa Takut!
Suhu di Kota Melbourne masih sangat dingin pada September 2016 (MTVN - Hilman)

RIBUAN warga Indonesia berwisata ke Kota Melbourne, Australia tiap tahunnya. Mayoritas datang pada Desember hingga Juni. Tepatnya ketika Melbourne sedang berada alam musim panas hingga gugur. 

Tak banyak yang berkunjung di luar periode itu karena Australia sedang musim dingin. Sebuah hal yang lumrah mengingat suhu dingin di Melbourne dan kota-kota lainnya di Australia mencapai 0 derajat celsius ketika musim dingin. Kondisi tersebut tentu menjadi kendala besar bagi wisatawan asal Indonesia yang terbiasa hidup di suhu 20-32 derajat celsius.

Akan tetapi, jika memang ingin mencoba berwisata ke Melbourne saat musim dingin, berikut ini beberapa kegiatan menarik yang perlu Anda pertimbangkan untuk dilakukan.

1. Menyaksikan Australian Football League (AFL)

Ada tiga cabang olahraga yang populer di Melbourne. Salah satunya dipertandingkan saat musim ini, yakni AFL. Berbeda dengan Kriket dan Formula 1 yang digelar pada Januari hingga Juni. AFL justru berlangsung sejak pertengahan tahun. Uniknya, pertandingan puncak AFL digelar pada September atau saat pengujung musim dingin.

2. Menikmati wine dan steak Terbaik hasil dari perkebunan serta peternarkan Victoria, Melbourne


Melbourne memiliki banyak restoran yang punya menu masakan dan minuman enak. Namun, ada beberapa restoran yang menonjol di banding lainnya soal cita rasa makanan.  Salah satunya adalah Bomba yang terletak di 103 Lonsdale St, Melbourne VIC 3000. Selain dimanjakan oleh kenikmatan wine lokal, lidah Anda juga bisa menikmati oleh hidang-hindangan ala Utara Spanyol di tempat ini.

Jika belum kenyang, Anda bisa bergeser ke Lourinha Restoran di 37 Little Collins Street. Menu andalan di restoran ini adalah Brisket Beef yang ditabur dengan saus daun nettle. Untuk minuman, Metrotvnews.com menganjurkan agar Anda memesan Rose Wine. Rasa manis dari saus nettle bakal terasa sangat nikmat usai bercampur dengan rasa pahit-manis dari wine tersebut.

Ada baiknya menyempatkan waktu ke The Press Club setelah itu. Jangan ragukan kualitas rasa makanan dan minuman di sana. Menariknya lagi, The Press Club bisa memberikan pengalaman langka untuk Anda. Di sana ada satu ruangan khusus untuk eksperimental dalam pembuatan cocktail dan mocktail. Jadi menarik karena Anda diperbolehkan memasuki ruangan tersebut dan melihat secara langsung proses pembuatannya.

3.Menikmati kopi hasil racikan Barista terbaik di dunia


Seperti kota-kota di negara lainnya, coffee shop bernama besar seperti Starbucks juga ada di Melbourne. Tapi, Anda perlu mempertimbangkan pilihan lain jika ingin menikmati udara dingin di Melbourne sembari meminum kopi. Faktanya, ada puluhan toko kopi bertebaran di Ibu Kota Victoria tersebut. Hebatnya, toko-toko tersebut lebih sering didatangi pengunjung ketimbang coffee shop yang sudah mendunia.

Keberadaan sejumlah barista hebat di Melbourne menjadi alasan kuat fenomena itu bisa terjadi. “Barista lokal kerap menang dalam sejumlah perlombaan internasional. Uniknya, mereka tidak bekerja di coffee shop yang sudah terkenal. Mereka memilih untuk membuka toko sendiri,” kata Holly Formosa, selaku Public Relation, Melbourne Food and Wine Festival.

Anda perlu sedikit usaha untuk bisa menyambangi kedai-kedai kopi lokal di Melbourne. Sebab, mayoritas kedai tersebut tidak terletak di jalan utama Kota Melbourne. Justru kedai kopi yang sering didatangi pengunjung terletak di jalan-jalan sempit di antara gedung-gedung perkantoran. 


(HIL)