Benarkah Steak dengan Tingkat Kematangan Sempurna Lebih Aman?

Torie Natalova    •    Kamis, 04 Oct 2018 10:43 WIB
tips memasak
Benarkah Steak dengan Tingkat Kematangan Sempurna Lebih Aman?
(Foto: Reader Digest)

Jakarta: Sama seperti hal lainnya, dunia kuliner juga memiliki mitos-mitos yang membuat para pecinta makanan tidak bisa menikmati hidangan dengan rasa yang sempurna. 

Misalnya, saat memasak pasta. Banyak orang merasa harus membilas pasta dengan air dingin setelah direbus agar pengawet dalam pasta hilang. Padahal, cara ini dapat menghilangkan zat kental dari tepung yang membuat saus menyatu sempurna dengan pasta. 

Selain cara memasak pasta, ada beberapa mitos atau cara yang dianggap kurang tepat oleh para masyarakat masa kini.

1. Steak dengan kematangan sempurna lebih aman

Daging steak dengan tingkat kematangan sempurna atau well done diyakini aman dimakan karena bakteri dalam daging sudah mati. Namun, sebuah penelitian dari University of Nottingham menemukan bahwa kebanyakan sampel bakteri yang ditemukan dalam daging setengah matang, berasal dari peralatan memasak, bukan dagingnya.

Tips Memasak Steak ala Restoran
 
2. Cairan merah dari steak adalah darah

Steak dengan tingkat kematangan medium biasanya memberikan warna dan sedikit cairan berwarna merah ketika diiris. Ini sebenarnya bukan darah seperti yang selama ini diyakini banyak orang. Cairan merah ini adalah protein berwarna merah yang ditemukan di jaringan otot. 

3. Susu membuat orak arik telur lebih lembut

Telur orak arik merupakan salah satu menu sarapan yang mudah dibuat dan nikmat. Salah satu tips membuat orak arik yang populer adalah menambahkan susu cair. Sebenarnya, menambahkan susu tidak membuat orak arik lebih pulen. Susu lebih cepat  menguap daripada telur sehingga bisa membuat telur terlalu matang dan kenyal.

Tips membuat orak arik yang lembut adalah mematikan api lebih awal. Telur akan terus dimasak begitu keluar dari api, dan ini akan mencegahnya terlalu matang dan terasa lembut.

4. Sayuran yang dimasak tidak lebih sehat daripada sayuran mentah

Sebenarnya, sayuran mentah dan yang dimasak sama-sama memiliki nutrisi yang penting untuk tubuh. Vitamin yang larut dalam air memang dapat diencerkan ketika berada dalam air. Sayuran beku mengandung kadar vitamin C yang lebih tinggi. Vitamin A, D, E dan K yang larut dalam lemak, dapat bertahan ketika sayuran dimasak. Sedangkan nutrisi karotenoid dalam wortel meningkat signifikan ketika direbus.





(DEV)