STAPALA Taklukan Puncak Tertinggi Benua Eropa, Mt. Elbrus pada HUT ke-72 RI

   •    Rabu, 23 Aug 2017 12:50 WIB
wisata eropa
STAPALA Taklukan Puncak Tertinggi Benua Eropa, Mt. Elbrus pada HUT ke-72 RI
Tepatnya pada Kamis (17/8/2017) lalu, sekitar Pk. 11.00 waktu Rusia, STAPALA berhasil mencapai puncak tertinggi di benua Eropa, Mount Elbrus (5642 mdpl) sebagai kado terindah kado terindah saat perayaan HUT ke-72 RI. (Foto: Dok. STAPALA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Satu lagi kado terindah saat perayaan HUT ke-72 RI dari anak bangsa, yaitu ditaklukannya puncak gunung tertinggi di Benua Eropa.

Tepatnya pada Kamis (17/8/2017) lalu, sekitar Pk. 11.00 waktu Rusia, STAPALA berhasil mencapai puncak tertinggi di benua Eropa, Mount Elbrus (5642 mdpl). Pencapaian ini merupakan puncak ke-3 STAPALA dalam rangka Seven Summits dunia.

Sebelumnya, STAPALA telah berhasil mencapai puncak Mt. Kilimanjaro (Tanzania, 1991) dan Mt. Carstensz Pyramid (Indonesia, 2016). 

STAPALA merupakan kelompok pencinta alam yang berada di Kampus PKN STAN, yang merupakan sekolah ikatan dinas dibawah Kementerian Keuangan. Pendakian ini sangat berarti karena merupakan kado ulang tahun dari STAPALA untuk Republik Indonesia ke-72.

Proses persiapan pendakian sudah dimulai sejak Bulan Januari 2017. Persiapan berupa latihan, perizinan dan dana. STAPALA mengirimkan dua pendaki pria dan wanita yaitu Erny Murniasih dan Patuan Handaka Pulungan. Tim STAPALA bergabung bersama tim gabungan pendaki Indonesia yang berjumlah 12 orang terdiri dari para pendaki dari TRUPALA, MAPALA UI, dan Pelangi.

(Baca juga: 6 Gunung yang Diminati dan Berbahaya Bagi Pendaki)


(STAPALA melakukan pendakian di Mt. Elbrus. Foto: Dok. STAPALA)

5 Hari Aklimatisasi

Rombongan tiba di Rusia pada tanggal 10 Agustus 2017. Proses penyesuaian tubuh dengan ketinggian (aklimatisasi) dilakukan selama 5 hari berupa pendakian ke kawasan pegunungan Cheget (hingga 3300 mdpl), dan Gunung Elbrus (hingga 4700 mdpl). Puncak Mt.Elbrus Ada dua, yaitu puncak Elbrus Timur (5642 mdpl) dan Elbrus Barat (5621 mdpl). Target tim adalah menggapai Puncak Mt. Elbrus Timur.

Perjalanan bukannya tanpa hambatan karena pada waktu proses aklimatisasi, cuaca buruk seperti hujan salju sering membuat cemas rombongan. "Cuaca di sini  memang susah diprediksi. Langit yang cerah di pagi hari tiba-tiba bisa berubah menjadi gelap dan badai di siang harinya," tulis rilis yang diterima oleh Metrotvnews.com.

Selain penyesuian, selama proses aklimatisasi, seluruh pendaki berlatih menggunakan perlengkapan pendakian seperti double boot, crampon, dan ice axe. Sebagai informasi, berat crampon dan double boot mencapai lima kilogram sehingga sering mempersulit proses pendakian. 

Tiba pada tanggal 17 Agustus 2017, Pk. 01.00 (waktu setempat), tim akhirnya melakukan summit attack (pendakian puncak) Mount Elbrus. Cuaca saat itu cukup cerah untuk mengiringi pendakian ke puncak. Jalur pendakian menuju puncak Elbrus dipilih melalui jalur selatan, dari Baksan Valley, dan berlanjut melalui Garabashi menuju Puncak Elbrus. 

Medan bersalju yang sangat berat membuat pendakian berjalan lambat. Sebagian anggota tim belum terbiasa menggunakan crampon (sepatu khusus di jalur pendakian salju). Setelah berjalan selama 7 jam terus-menerus, sebagian tim tidak dapat meneruskan pendakian karena kelelahan. Kondisi ini menyisakan 5 pendaki yang meneruskan pendakian ke Puncak Mt.Elbrus. 

"Dengan semangat tinggi dan motivasi besar memberi kado pada ulang tahun kemerdekaan RI rombongan akhirnya dapat mencapai puncak Pk. 11.00 (waktu Rusia)," tulis rilis lagi.


(Salah satu jalur pendakian di Mt. Elbrus. Foto: Dok. Rmiguides.com/mt-elbrus-southside)


Pendakian Turun yang Juga Menantang

Tak kalah menantang, saat turun tim juga dihadang berbagai kondisi. Tak berselang lama, cuaca berubah sangat cepat. Badai hujan salju turun.

Jarak pandang tidak sampai 5 meter. Kondisi ini menyebabkan para pendaki harus berjalan dengan sangat perlahan. Selain itu, kondisi fisik seluruh anggota tim juga sudah sangat menurun. 

Namun akhirnya pukul. 17.00 (waktu Rusia) seluruh anggota tim berhasil mencapai basecamp pendakian di Barrels Hut dengan selamat dan berhasil menghantarkan kado terindah dari anak bangsa untuk Hari Kemerdekaan RI ke-72. Rencananya rombongan akan tiba di tanah air pada tanggal 25 Agustus 2017 mendatang.










(TIN)