4 Tempat Instagramable di Bandung dengan Konsep Historical Vintage

M Studio    •    Senin, 20 Aug 2018 07:00 WIB
Airy Rooms
4 Tempat Instagramable di Bandung dengan Konsep Historical Vintage
Gedung Sate Bandung. (Foto: Dok.)

Bandung: Berburu tempat-tempat cantik di Bandung tidaklah susah. Tidak berbeda dengan para mojang-nya yang terkenal geulis, kota yang telah berusia lebih dari dua abad ini menyimpan banyak keindahan di sudut-sudutnya.

Nah, bagi kamu yang ingin mengabadikan kecantikan Kota Kembang melalui objek-objeknya yang juga telah berusia ratusan tahun, jangan khawatir. Empat  tempat instagramable di Bandung ini bisa kamu datangi dan akan mempercantik feed Instagrammu.

Jalan Asia Afrika


Foto: infobandung.co.id

Di pusat kota, Anda pasti akan melalui Jalan Asia Afrika. Selain fungsinya sebagai salah satu ruas jalan utama, turis-turis mancanegara pun mengunjungi tempat ini sebagai destinasi wisata sejarah.

Pembangunan jalan ini tidak terlepas dari histori pembangunan jalur Anyer-Panarukan. George Herman Williem Deandles memindahkan pusat pemerintahan yang sebelumnya di kawasan Dayeuh Kolot ke sini karena lokasi yang lebih strategis sekaligus untuk membangun jalur pos.

Jalan Asia Afrika menjadi semakin terkenal setelah terjadinya konferensi internasional KAA (Konferensi Asia Afrika). Adapun beberapa spot wisata yang bisa kamu singgahi di daerah ini antara lain Alun-Alun Kota, Hotel Savoy Homann, Gedung Merdeka, dan Masjid Raya Bandung.

Jalan Braga

Memasuki kawasan Jalan Braga, kamu akan menemui suasana yang sangat khas. Di sepanjang jalan ini, bangunan era kolonial dengan gayanya yang sangat khas akan kamu temui di sisi kanan dan kiri. 

Konon, kepopuleran daerah konservasi budaya yang unik satu ini dipicu oleh toko kelontong De Vries. Toko ini menyediakan beragam keperluan sehari-hari dan ramai dikunjungi perani Belanda. Keramaian ini pun lalu memunculkan objek-objek lain seperti restoran, hotel, dan bioskop. 

Di sekitar era 1920-an, Braga menjadi semakin dikenal sebagai kawasan elite. Walikota Bandung kala itu yang sengaja membuat citra demikian. Karena itulah, toko-toko di kawasan ini lantas hanya menjual barang-barang mewah kelas atas. Dari sinilah, istilah Paris Van Java pun muncul.

Gedung Konvensi Landmark Braga

Cukup dengan menyeberang dari Jalan Braga, kamu akan segera sampai di Gedung Konvensi Landmark Braga. Gedung dengan gaya yang sangat vintage ini kini menjadi gedung serbaguna dan kerap dijadikan spot untuk job fair dan pameran buku.

Bangunan tua ini dirancang oleh seorang arsitek besar di kala itu yang bernama Charles Prosper Wolff Schoemaker. Awalnya, Gedung Konvensi Landmark difungsikan sebagai toko buku dan percetakan yang bernama Van Drop. Didirikan pada tahun 1920, gedung Landmark kemudian berubah menjadi bioskop di tahun 1970-an setalah pada tahun 1960-an, percetakan mengalami kemunduran dan berujung penutupan.

Untuk urusan desain, Schoemaker yang juga menjadi guru besar di ITB sekaligus dosen Ir. Soekarno menggunakan gaya art deco andalannya. Selain itu, unsur Eropa modern juga disisipkan berikut budaya Indonesia melalui ukiran candi dan Batara kala pada bagian atas pintu masuk.

Vila Isola


Foto: MI/ Iwan Kurniawan
 
Tidak seperti tiga tempat sebelumnya, Vila Isola beralamat di lokasi yang cukup jauh dari pusat kota. Berada di kawasan Jalan Setiabudi (atas), bangunan yang dulunya menjadi bagian dari Hotel Savoy Homann ini kini difungsikan sebagai kantor rektorat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Vila Isola juga merupakan hasil karya Charles Prosper Wolff Schoemaker. 

Pemiliknya sendiri adalah Dominique Willem Berretty, seorang ‘raja koran’ keturunan Jawa-Belanda yang hidup dengan bergelimang harta. Jika dikurskan dalam nominal masa kini, Berretty menghabiskan sekitar 250 miliar untuk membangun vila bergaya kolonial klasik ini.

Bangunan ini juga memadukan konsep tradisional melalui filsafat arsitektur Jawa bersumbu kosmik utara-selatan. Untuk beradaptasi dengan alam, Vila Isola menggunakan kaca-kaca besar. Di sekeliling gedung berwarna putih ini pun dikelilingi oleh taman-taman cantik yang rimbun.

Nah, itulah empat tempat instagramable di Bandung dengan konsep historical vintage yang bisa kamu kunjungi. Agar perjalananmu semakin nyaman, pastikan menginap di Airy Rooms. Beragam hotel murah di Bandung bisa kamu dapatkan lebih praktis melalui aplikasi Airy. Dengan 7 jaminan fasilitas di setiap kamar, kamu pun bisa berisitrahat lega mulai dari harga seratus ribuan, lho!
(ROS)