Bumi Sampireun Tak Hanya Sajikan Masakan Khas Sunda

Nia Deviyana    •    Minggu, 19 Aug 2018 20:25 WIB
kuliner
Bumi Sampireun Tak Hanya Sajikan Masakan Khas Sunda
(Foto: Nia Deviyana)

Bogor: Kawasan Puncak Pass, Bogor masih menjadi pilihan warga Jakarta untuk menghabiskan libur akhir pekan. Udara yang masih sejuk serta lokasi yang tidak terlalu jauh menjadi pertimbangan utama.

Sayangnya, kemacetan kerap melanda kawasan ini. Daripada liburan singkat Anda menjadi sia-sia, Anda bisa memilih berlibur ke tempat lainnya. Masih di kawasan Bogor, Bumi Sampireun bisa menjadi alternatif untuk berkumpul sambil makan bersama keluarga.

Mengusung konsep pemandangan alam dan suasana pedesaan yang asri, restoran yang terdapat di kawasan Vimala Hills ini berlokasi di Kampung Pabuaran, Mega Mendung, Ciawi.

Bumi Sampireun adalah mini konsep dari Talaga Sampireun yang telah hadir di banyak lokasi. Namun, jika Talaga Sampireun erat dengan panganan khas Sunda, Bumi Sampireun mengusung konsep kuliner khas Indonesia.



Untuk makanan ringan dan gorengan, Anda bisa mencoba lebih dari 20 panganan mulai dari tape goreng, surabi, ketan bakar, sagu rangi, hingga cakalang rabe mulai harga Rp29 ribu hingga Rp45 ribu.

Untuk makanan berat, ada lebih dari 60 menu yang terdiri dari olahan ikan air tawar, ikan laut, kepiting, udang, dan cumi. Untuk Anda yang tidak menyukai seafood, bisa memilih olahan daging seperti sop buntut, ayam pletok,  ayam bakar bekokak, dan aneka sayur. Harganya dipatok mulai dari Rp23 ribu hingga Rp195 ribu.



Ada pula nasi liwet hingga pilihan nasi merah untuk Anda yang sedang diet.

Carnelisia Valia, Sales and Marketing Manager Bumi Sampireun di Bogor menjamin masakan di restoran tersebut fresh dan berkualitas.

"Kami pakai rempah-rempah asli Indonesia. Ikan benar-benar fresh dari kolam, pemakaian msg juga diperhatikan banget," ujarnya saat ditemui belum lama ini.



"Buat orang Jakarta yang masih suka ke Puncak, daripada macet-macetan mendingan ke sini," tambah Valia sambil tertawa.

Bumi Sampireun sangat mudah diakses, yang mana terletak dekat dengan pintu tol Ciawi yang hanya berjarak 2 kilometer dari pintu masuk Vimala Hills.

"Dari Cawang ke sini hanya 48 kilometer. Kalau jalanan lancar hanya 30 menit," kata Zaldy Wihardja, General Manager Vimala Hills, pada kesempatan yang sama.

Setelah makan-makan, Anda juga bisa memanjakan mata di Flowers Hills, memberi makan beberapa hewan seperti rusa dan kelinci, serta mengajak anak-anak naik kuda poni.

 


(DEV)