Icip-icip Hasil Bumi Paradiso Bondowoso

Yatin Suleha    •    Senin, 23 Jul 2018 14:35 WIB
wisata jawa timur
Icip-icip Hasil Bumi Paradiso Bondowoso
Tahun 2016 Ditjen PDT memberikan bantuan kepada para petani kopi di Bondowoso berupa beberapa jenis mesin pengolah kopi untuk meningkatkan penghasilan petani kopi di Bondowoso. (Foto: Nathan Dumlao/Unsplash.com)

Jakarta: Kabupaten Bondowoso adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Berada di persimpangan jalur dari Besuki dan Situbondo menuju Jember Bondowoso, sebuah tempat yang indah ini sempat disinggahi oleh obor Asian Games 2018. 

Walau dahulu dikenal sebagai salah satu kabupaten yang tertinggal di Indonesia, namun kini potensi produk unggulannya patut diacungi jempol.

Seperti taglinenya "Paradiso Bondowoso" yang berarti surga, Bondowoso menjadi gambaran yang tepat bagi Anda yang ingin mencicipi hasil produk unggulan di tanah yang subur ini.

Berikut ini adala beberapa produk unggulan Bondowoso yang bisa Anda cicipi.

1. Pisang Bondowoso
Limbah dan pelepah pisang Bondowoso dapat dijadikan kerajinan. Contohnya tempat pensil, hiasan berbagai bentuk hewan dan publik figur, dan lain-lain.

(Baca juga: Mlaku-Mlaku nang Jawa Timur)


(Mencicipi salah satu kopi terbaik di Bondowoso. Foto: Dok. Kemendespdtt/Ditjenpdt)

2. Kopi Bondowoso
Tahun 2016 Ditjen PDT memberikan bantuan kepada para petani kopi di Bondowoso berupa beberapa jenis mesin pengolah kopi untuk meningkatkan penghasilan petani kopi di Bondowoso.

3. Tape Bondowoso
Pernah membayangkan membakar 1000 tape di satu waktu? Tahun 2013 lalu, Bondowoso memecahkan rekor dan masuk dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI dengan membakar 1000 tape di alun-alun Bondowoso.

4. Beras Organik Bondowoso
Beras aromatik adalah beras yang diberikan ekstrak buah-buahan ketika proses penggilingannya, sehingga memberikan khas tersendiri bagi para penikmatnya, sebaliknya beras non-aromatik adalah beras tanpa tambahan ekstrak apapun. Selanjutnya adalah beras merah. 

Beras merah dikenal sebagai makanan yang bagus untuk mereka yang terkena diabetes, karena mampu memiliki kadar gula yang rendah. Terakhir, si hitam. Beras hitam berbeda dengan beras ketan. Jika sudah dimasak, warnyanya akan berubah menjadi ungu tua. Banyak yang mengatakan rasa beras ini lebih nikmat dibanding beras putih dan memiliki manfaat jauh lebih baik dari beras merah.




(TIN)