Sauwandarek, Sisi Lain Raja Ampat

Media Indonesia    •    Rabu, 21 Sep 2016 09:38 WIB
pariwisata indonesia
Sauwandarek, Sisi Lain Raja Ampat
(Foto: Indotravel)

Metrotvnews.com, Papua: Selama ini, kita sudah mengenal keindahan terumbu karang Raja Ampat dari Papua. Tidak banyak yang mengetahui di sana juga ada desa menarik untuk dikunjungi, yaitu Desa Sauwandarek.

Desa ini terletak di Distrik Meos Mansar, Raja Ampat, Papua Barat. Selain menawarkan pesona bawah laut, desa ini pun menambah keeksotisan Raja Ampat.

Berbagai jenis biota laut, seperti kuda laut mini, udang mantis, blue ring octopus, ikan mandarin, kakap, dan ekor kuning bisa kita temui di sekitar desa itu. Tidak jarang pula ada penyelam yang bertemu dengan gerombolan ikan tuna dan barakuda ketika sedang menyelam.

Karena itu, ketika tiba di pantai Sauwandarek, Anda harus coba melakukan snorkeling. Selain snorkeling, Anda juga bisa melakukan diving karena letak Desa Sauwandarek ini berada di Selat Dampier yang memiliki beberapa titik menyelam. Suasana tradisional di desa ini terasa sangat kental. Salah satunya arsitektur rumah yang masih terbuat dari kayu dan beratapkan jerami.

Di sisi lain, perempuan-perempuan di desa ini juga melakukan kegiatan ekonomi kreatif dengan membuat kerajinan topi dan tas dari daun pandan laut. Karya-karya mereka dijual dengan harga sekitar Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, tergantung dari besarnya barang. Satu lagi, di dekat Desa Sauwandarek ini ada sebuah telaga.

Masyarakat sekitar biasa menyebut telaga ini sebagai Telaga Yenauwyau. Telaga ini airnya asin lantaran dahulu ada gua yang menghubungkan Telaga Yenauwyau dengan laut di sana. Masyarakat pun percaya bahwa di dekat telaga itu ada penyu putih yang menghuninya. Jika ada orang yang kebetulan menjumpai penyu itu, mereka percaya orang tersebut akan mendapatkan keberuntungan.

Di telaga ini juga terdapat panorama alami yang bagus. Terdapat satu dermaga yang dapat dijadikan untuk melepas lelah setelah berjalan dari desa menuju ke tempat tersebut. Anda juga bisa menemukan burung maleo waigeo yang merupakan burung endemik di wilayah Sauwandarek ini.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Desa Sauwandarek, Anda bisa berangkat dari Kota Sorong ke Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Waisai. Dari situ, Anda kemudian dapat menggunakan perahu ke Sauwandarek ini yang memakan waktu kurang lebih 7-8 jam.





(DEV)