Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat

Raka Lestari    •    Selasa, 22 Jan 2019 13:04 WIB
makanan sehat
Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat
Anda mungkin menganggap dendeng sebagai salah satu jenis "junk food". (Foto Ilustrasi:Dok MI)

Jakarta: Beberapa makanan seringkali dianggap sebagai makanan yang tidak sehat. Padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Salah satunya adalah popcorn yang sering dijauhi ketika sedang dalam program diet karena dianggap menjadi salah satu penyebab naiknya berat badan. Namun hal itu tidak selalu benar karena ternyata ada beberapa makanan yang selama ini dianggap tidak sehat, meski sebenarnya memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh.

Dilansir dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa makanan yang seringkali dianggap sebagai makanan yang tidak sehat:

1. Dendeng
Anda mungkin menganggap dendeng sebagai salah satu jenis "junk food". Padahal satu porsi dendeng daging sapi mengandung sekitar 10 gram protein, yang menjadikannya penguat energi yang ideal sebelum atau setelah berolahraga.

Seperti daging biasa, dendeng memiliki kandungan zinc yang cukup, yang membantu menyembuhkan luka, dan zat besi, yang membawa oksigen ke paru-paru melalui sel darah merah.

2. Nasi Putih
Nasi putih sering dianggap buruk karena mengandung sekitar 90 persen karbohidrat tetapi merupakan sumber magnesium, fosfor, dan zat besi yang baik. Baik nasi putih dan beras merah memiliki sekitar 5 gram protein.

Meskipun beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi, beras merah juga sangat tinggi dalam asam fitat, yang dapat mengganggu penyerapan mineral seperti besi dan zinc.

3. Kacang Kaleng
Meskipun kacang kalengan dapat memiliki kadar natrium yang tinggi dibandingkan dengan kacang kering, keduanya justru memiliki kandungan nutrisi yang serupa. Baik kacang kalengan maupun kacang kering, memiliki jumlah kalori yang sama. Keduanya memiliki sekitar 14 gram protein dan 12 gram serat per porsi. Mengeringkan dan membilas biji kalengan secara menyeluruh dapat mengurangi natrium hingga lebih dari 40 persen.

4. Tuna Kaleng
Tuna kaleng dan tuna segar memiliki jumlah protein yang hampir sama. Yaitu 16 gram protein dalam sepertiga tuna kalengan dan 20 gram dalam sepertiga filet tuna. Baik dalam bentuk kalengan maupun segar, asam lemak tuna omega-3 yang berlimpah membantu menjaga kulit dan rambut tetap sehat.

5. Popcorn

Popcorn polos adalah gandum utuh alami dengan hanya 30 kalori per cangkir. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Dietetic Association menemukan bahwa, orang yang makan popcorn mengonsumsi serat setidaknya 20 persen lebih banyak daripada mereka yang tidak. Popcorn juga tinggi akan antioksidan yang disebut polifenol.

Icip-icip Durian 'Setan' di Medan



(FIR)