Benarkah Banyaknya Lemak Membuat Rasa Es Krim Semakin Enak?

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 21 Jul 2017 09:00 WIB
wisata
Benarkah Banyaknya Lemak Membuat Rasa Es Krim Semakin Enak?
(Foto: RD)

Metrotvnews.com, Jakarta: Apakah Anda berpikir bahwa semakin manis es krim, maka semakin banyak kandungan lemak di dalamnya? Ternyata belum tentu. Sebuah studi menemukan bahwa pada dasarnya orang tak bisa menentukan kadar lemak dalam makanan.

Para peneliti makanan dari Penn State merekrut sekitar 292 konsumen es krim untuk melakukan tes uji rasa untuk melihat bagaimana kemampuan dalam menilai tingkat lemak secara keseluruhan pada es krim segar dan dapat membedakan sampel.

Mereka mengubah konten lemak dengan cara menyesuaikan tingkat es krim dengan menambahkan maltodextrin, material tanpa rasa berbahan pati yang digunakan dalam jumlah besar, misalnya pada makanan penutup beku.

Menurut para peneliti, maltodextrin bukanlah alternatif pengganti lemak yang sehat.

Dalam beberapa tes tasa, para partisipan tidak bisa membedakan dua persen perbedaan kadar lemak pada dua sampel es krim vanila, demikian pula pada es krim dengan tingkat perbedaan 6-12 persen.

Beberapa subjek dapat membedakan perbedaan empat persen pada tingkat lemak es krim 6 dan 10 persen. Namun mereka tak bisa membedakan empat persen perbedaan pada tingkat lemak es krim pada 8 dan 12 persen.

Menurut pemimpin studi Laura Rolon, penemuan terpentng dalam penelitian tersebut adalah tak ada perbedaan yang dirasakan para konsumen ketika terjadi perubahan tingkat lemak pada kadar tertentu.

"Ada anggapan menyebutkan bahwa 'lebih banyak lemak lebih baik'. Namun hal tersebut  tak terbukti dalam penelitian ini."

Para peneliti juga menemukan bahwa tungkat lemak tak memberi perbedaan rasa secara signifikan pada konsumen. Misalnya, kesenangan pada es krim tidak berubah meskipun tingkat lemak dikurangi dar 14 persen ke 6 persen.

Peneliti John Hayes mengungkapkan bahwa persepsi dan preferensi adalah dua hal yang  berbeda dalam dunia makanan.

"Misalnya, bagaimana beberapa orang akan menyukai jus lemon biasa dengan jus lemon merah muda pada taraf yang sama."

"Mereka dapat membedakannya saat mencobanya, namun tetap menyukai keduanya. Perbedaan dalam persepsi dan perpedaan dalam kesukaan adalah dua hal berbeda."


 


(DEV)