Ribuan Kemeriahan di Festival Untung Jawa Kepulauan Seribu

   •    Sabtu, 18 Feb 2017 21:13 WIB
wisata pantaiwisata jakarta
Ribuan Kemeriahan di Festival Untung Jawa Kepulauan Seribu
Pula Untung Jawa (Foto: pulauuntungjawa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten kepulauan Seribu menggelar perhelatan Festival Untung Jawa yang dilaksanakan, Sabtu 18-19 Februari 2017 di Kepulauan Seribu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Bahari Kemenpar Florida Prdosi mengatakan, Pulau Untung Jawa merupakan salahsatu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu yang juga telah ditetapkan oleh Kemenpar sebagai satu dari 10 Top Destinasi prioritas tanah air.

"Festival Untung Jawa ini bertujuan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Pulau Untung Jawa yang ke-63, yang akan berisi kegiatan zikir dan doa bersama, tasyakuran, pesta kuliner, pergelaran hiburan (lenong betawi)  berbagai lomba budaya, di mana salah satu perlombaan adalah Parade 50 Kapal Hias," kata Esthy.

Selain Parade 50 Kapal Hias , Panitia Festival memang telah menyiapkan puluhan jenis perlombaan dan hiburan seperti lomba cabut duit, balap karung, makan keru[uk, joget kursi, sepeda hias, lomba layang layang dan cari koin, lomba kelereng, tarik tambang, hula lop, lomba mewarnai dan melukis dan juga lomba gebuk bantal. Lenong Betawi akan menambah semarak acara Festival itu.

"Akan indah dan meriah, ini akan menghidupkan pariwisata di kepulauan seribu,” ujar wanita yang biasa disapa Butet itu.

Lebih lanjut Butet mengatakan, Kemenpar sendiri mengharapkan dengan diadakannya Festival ini tentunya dapat lebih mengenalkan Pulau Untung Jawa dan menggiring wisatawan untuk datang ke destinasi prioritas tersebut.

"Dengan festival ini kita berharap munculnya kreasi baru, sehingga berbagai jenis wisata mulai dari wisata budaya, belanja, alam, olahraga, riset dan lain sebagainya dapat berkembang secara variatif dan terus berkelanjutan, sehingga memunculkan budaya lokal yang mempunyai nilai untuk memperkaya dan memajukan pariwisata di Pulau Untung Jawa dan menjadikan Pulau Untung Jawa sebagai desa wisata andalan kepulauan seribu," kata Butet.

Kepulauan Seribu terus dijadikan idola bagi wisatawan. Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu memang tengah gencar mengembangkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas.

"Jumlah kunjungan wisatawan  mancanegara di Kepulauan Seribu memang naik drastis, dimana tercatat lebih dari 24 ribu wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepulauan seribu selama tahun2016 dibandingkan sebanyak 10 ribu wisatawan di tahun sebelumnya. Kenaikan lebih 2 kali lipat ini tentunya menjadi motivasi
sekaligus tantangan kita bersama  untuk terus membenahi pariwisata di Kepulauan Seribu ini," ujarnya.

"Destinasi utama kita untuk pintu masuk wisatawan itu ada tiga, Bali, Jakarta, Kepri. Nah, untuk  pintu Jakarta Kepulauan Seribu harus terus dipercantik dan dikuatkan atraksinya agara terus seksi untuk para wisatawan," tambah Esthy.

Seperti diketahui, destinasi yang pengembangannya jadi prioritas ini ada 10 Bali Baru. Meliputi Tanjung
Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Borobudur, Danau Toba, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi serta Labuan Bajo.

Berbagai destinasi memang dikategorikan berdasarkan kesiapan amenitas, atraksi dan akses masing-masing, untuk menyambut wisatawan.

Diberbagai kesempatan, Esthy juga sering menyampaikan bahwa semakin banyak daerah yang bersama-sama membangun kawasan pariwisata, semakin banyak investasi yang masuk, semakin bagus dan cepat maju.

"Kita harus kembangkan terus dengan kekuatan Go Digital, anak muda Indonesia juga harus terus aktif mengembangkan Pariwisata melalui sosial media. Pariwisata adalah cara yang paling cepat dan mudah untuk menaikkan product domestic bruto (PDB), menghasilkan devisa, dan mengatasi problem ketenagakerjaan saat ini. Ia mencontohkan, investasi USD 1 juta di pariwisata bisa berimbas 170 persen terhadap PDB.

Jakarta adalah 30% pintu wisman masuk ke tanah air. Karena itu, Jakarta menjadi semakin strategis untuk menaikkan jumlah wisman lebih banyak, karena aksesibilitasnya sangat besar dan amenitasnya juga berkapasitas besar. Tinggal atraksi yang harus lebih banyak dikemas. Festival Untung Jawa Kepulauan Seribu ini bisa menjadi alternatif event yang memperkuat Great Jakarta.


(ELG)