Kaum Jakarta Siap Memuaskan Lidah Pecinta Pedas

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 12 Jun 2017 12:21 WIB
kuliner jabodetabek
Kaum Jakarta Siap Memuaskan Lidah Pecinta Pedas
Setelah sukses memuaskan lidah para pecinta masakan nusantara di Hong Kong dan Bali, Kaum Jakarta akhirnya resmi dibuka pada 22 Mei 2017 di daerah Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Metrotvnews.com/Sri Yanti Nainggolan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah sukses memuaskan lidah para pecinta masakan nusantara di Hong Kong dan Bali, Kaum Jakarta akhirnya resmi dibuka pada 22 Mei 2017 di daerah Menteng, Jakarta Pusat.

Kaum, yang memiliki arti suku, adalah restoran dengan konsep penyajian cita rasa asli dari budaya kuliner Indonesia yang terinspirasi dari berbagai suku Indonesia. 

Sama seperti dua cabang sebelumnya, menu yang disajikan di bawah arahan Executive Chef Antoine Audran tersebut berasal dari makanan khas berbagai daerah di Indonesia dengan dominasi rasa pedas. 


(Ikan Bakar Sambal Dabu Dabu salah satu sajian dari resto Kaum Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Yanti)

Misalnya, Burung Puyuh Malon Goreng Bumbu Rica-Rica yang merupakan daging burung puyuh yang berbumbu sereh, jahe, cabai merah, dan kapur segar. Makanan yang berasal dari Sulawesi Utara tersebut terasa pedas dan gurih dengan daging malon (manuk Londo) yang empuk. 

Masih berasal dari tanah Sulawesi, terdapat menu Ikan Bakar Sambal Dabu Dabu dimana daging ikan yang dipanggang diasinkan dengan air asam dan bumbu kunyit dengan pendamping sambal dari buah-buahan dan sayur yang pedas. 

(Baca juga: Chirashi Sushi, Hidangan Khas Jepang untuk Temani Malam Dingin)


(Burung Puyuh Malon Goreng Bumbu Rica-Rica yang bisa Anda nikmati di Kaum Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Yanti)

Ada juga menu Gohu Ikan Tuna asal Maluku. Potongan ikan tuna yang diasinkan dalam minyak kelapa, dicampurkan dengan sari kalamansi dan belimbing segar, serta dihiasi dengan potongan kenari dan daun ginseng memberikan rasa pedas dan segar saat mengunyah daging yang lembut. 

Dari segi interior, konsep yang digunakan olah restoran dengan dua ruangan berbeda tersebut adalah kolonial dan urban indutrial. Kedua ruangan tersebut dibedakan berdasarkan jumlah pengunjung yang datang. 

"Ruang kolonial yang di-setting dengan konsep seperti rumah sendiri atau family style bisa digunakan bila jumlah pengunjung lebih dari enam orang. Sementara jika kurang, bisa menggunakan main dining hall," terang Lisa Virgiano sebagai Brand Director Kaum saat ditemui Metrotvnews.com, Rabu (7/6/17) lalu. 

Kaum Jakarta juga memiliki music bar yang dilengkapi dengan koleksi vinil vintage dimana musik yang didendangkan sambil menemani pengunjung menikmati santapan adalah musik klasik maupun modern Indonesia. 


(Main daining hall resto Kaum Jakarta. Foto: Metrotvnews.com/Yanti)

Selain itu, Anda juga bisa menikmati pertunjukan Disc Jockey (DJ) setiap Rabu malam dan Sabtu malam. Bagi Anda yang ingin lebih syahdu, silahkan datang pada Jumat malam untuk menikmati pertunjukan akustik. 

Saat memasuki main dining hall, Anda akan disambut dengan pameran seni yang nantinya akan berganti setiap beberapa bulan. Pameran yang pertama adalah "Cortege of Third Realm" dari Jompet Kuswidanto, sebuah instalasi yang mewakili persepsi dari artis tersebut tentang budaya Indonesia yang terus berubah. 








(TIN)