Berharap Yogya Terus Mendatangkan Wisatawan

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 26 Jul 2017 15:06 WIB
berita dpr
Berharap Yogya Terus Mendatangkan Wisatawan
Anggota Komisi X meninjau objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran. Foto: dok DPR

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan daerah tujuan wisata terbesar kedua di Indonesia, setelah Bali. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik agar target 20 juta wisatawan tercapai pada 2019.

DIY mendapat dukungan dari Komisi X DPR untuk semakin ikut andil dalam menarik kunjungan turis. Dua hari lalu, anggota Komisi X meninjau kesiapan objek wisata di Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

"Besar harapan kami, Yogyakarta bisa memberikan peran yang cukup besar dalam rangka mewujudkan target 20 juta wisatawan," kata Wakil Ketua Komisi X DPR Ferdiansyah saat memimpin Tim Kunker Komisi X meninjau objek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin 24 Juli 2017.

Ferdiansyah mengingatkan pemerintah daerah setempat soal pemerataan pengembangan pariwisata di Yogyakarta dan harus didukung dengan perencanaan dan tata kelola yang baik. Hal ini agar semakin banyak wisatawan baik dari dalam negeri maupun asing yang berdatangan.

"Misalnya, wilayah Kabupaten Gunung Kidul dengan kondisi geografis pegunungan, bisa dimanfaatkan untuk wisata alam. Khususnya Gunung Api Purba ini yang sudah ditetapkan menjadi Geopark oleh UNESCO sebagai salah satu situs geologi tertua," tambah politikus Partai Golkar ini.

Menurutnya, penetepan situs Gunung Api Purba Nglanggeran oleh UNESCO menjadi penting dalam catatan perkembangan geologi dunia, sehingga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan, terutama yang ingin melakukan penelitian gunung berapi.

Koordinasi antar instansi maupun kementerian di tingkat pusat dan daerah sangat penting untuk mendukung akselerasi pengembangan pariwisata di Yogyakarta dan di tempat lainnya.

Komisi X akan memanggil mitra terkait, seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan agar bersinergi dalam membuat program atau atraksi berupa tarian tradisional untuk dipertotonkan kepada wisatawan domestik dan mancanegara.
 
"Jika ada 20 atraksi yang sudah terjadwal dengan baik, wisatawan yang berkunjung tidak kebingungan lagi akan melakukan apa, karena sudah ada program yang terjadwal rutin," kata Ferdiansyah.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta, kunjungan wisatawan ke Yogyakarta pada 2011 sebanyak 1.607.694. Pada 2015, jumlahnya  meningkat 156% atau 4.122.205.

Peningkatan ini karena beragamnya jenis objek wisata yang berkembang di Yogyakarta.


(TRK)