Periskop 2018

Tren Wisata pada 2018

Pelangi Karismakristi    •    Jumat, 29 Dec 2017 17:15 WIB
wisataperiskop 2018
Tren Wisata pada 2018
Ilustrasi. Shutterstock

Jakarta: Melakukan perjalanan atau berwisata makin digemari banyak orang. Selain menyenangkan, wisata memberikan nilai tersendiri bagi pecintanya.

Dilansir Pop Sugar, ada beberapa prediksi tren wisata pada 2018 yang bisa menjadi acuan Anda melakukan perjalanan:

1. Solo travel

Beberapa tahun terkahir, banyak orang menjalani solo traveling atau perjalanan seorang diri. Tren solo travel terus meningkat, terutama di kalangan kaum perempuan.

Berpetualangan sendiri bisa memberi Anda kesempatan dan pengalaman luar biasa dibanding pergi bersama teman. Anda akan belajar dan menemukan banyak hal dari ragam budaya dan kearifan lokal.

2. Perjalanan multigenerasi

Bila beberapa orang memilih solo traveling, ada pula yang lebih senang berwisata bersama keluarga besar. Bahkan bukan hanya keluarga inti, namun multigenerasi, mulai dari kakek nenek hingga sepupu.

3. Lebih dari satu tujuan

Tahun depan diprediksi orang-orang akan melakukan dua hingga tiga perjalanan dalam satu waktu. Seperti halnya di Amerika, para pelancong tak menghambur-hamburkan jatah liburnya.

Mereka akan memakai jatah libur sekali dan digunakan untuk mengunjungi beberapa tempat bahkan negara dalam satu waktu.

4. Travel heritage

Ini bisa menjadi alternatif liburan Anda. Para traveler akan banyak melakukan wisata ke tempat bersejarah atau warisan dunia. Misal, museum dan situs arkeologi.

5. Taman nasional

Meningkatnya popularitas petualangan yang berhubungan dengan alam, taman nasional juga akan naik pamor. Banyak orang ingin menikmati suasana pegunungan, jalur hiking, hijaunya pepohonan, udara segar dan flora fauna yang dilindungi di taman nasional.

6. Adventure

Berpetualangan seperti mendaki gunung, water sport, hiking, trakking, dan wisata yang memacu adrenalin lainnya masih menjadi primadona pada tahun depan. Dari kegiatan ini, pelancong bisa menemukan kekayaan alam, budaya dan aktifitas yang belum pernah mereka sebelumnya. 


(TRK)