Ulu Cliffhouse, Sensasi Liburan yang Anti-Mainstream di Pinggir Tebing Uluwatu

Cecylia Rura    •    Jumat, 10 Nov 2017 13:01 WIB
Ulu Cliffhouse, Sensasi Liburan yang Anti-Mainstream di Pinggir Tebing Uluwatu
Ulu Cliffhouse menambah daftar panjang destinasi yang menampilkan sisi keindahan Pulau Dewata, Bali. (Foto: Dok. Joel Tan/wcommunications)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ulu Cliffhouse menambah daftar panjang destinasi yang menampilkan sisi keindahan Pulau Dewata, Bali. Terbentang seluas 50 ribu kaki persegi berlokasi di Uluwatu, Bali, didesain sedemikian rupa untuk memberikan sensasi baru wisatawan saat berkunjung ke Bali.

Dengan adanya akses langsung menuju pantai, taman yang berlokasi dekat tebing Ulu tersebut menyediakan kolam renang sedalam 25 meter, studio rekaman musik, ruang seni, hingga restoran terbuka di mana para tamu dapat menyaksikan indahnya batu karang. Selain itu, Ulu Cliffhouse juga menyediakan fasilitas untuk para peselancar yang ingin merasakan ombak di Bali.

Lewat suguhan pemandangan samudera yang apik dan cantik, Ulu Cliffhouse juga diperuntukkan sebagai rumah bagi para penggiat seni di Bali, sekaligus menjadi tempat bagi para pelancong yang ingin merasakan kenyamanan di Bali.

Mengutip keterangan resmi dari Joel Tan/wcommunications yang diterima Metrotvnews.com, Ulu Cliffhouse ini dirancang oleh Shed London ditemani Bali's Design Assembly, nilai estetika lokasi ini mengacu pada estetika Palm Springs yang ikonik di tahun 1950-an, di mana akan mempercantik lingkungan yang dikemas modern, lewat sudut pandang yang chic dan berjiwa muda.

(Baca juga: Ke Bali Belum Lengkap Kalau Belum Mengunjungi Ubud)


(Restoran dan bar di Uluwatu berornamen rumah kayu dan pavilion berbahan rotan yang menyediakan warna-warna yang lembut. Foto: Dok. Joel Tan/wcommunications)

Restoran

Dipimpin oleh Chef Peruvian Diego Muñoz yang telah mendunia, yang sempat membawa Astri dan Gaston pada posisi 14 dalam daftar 50 restoran terbaik di dunia. Kini, Diego menjadi koki terbaik yang akan menawarkan sensasi kuliner yang tak biasa, kental dengan gaya memasak Diego yang telah melalang buana.

Sajian segar dan menyenangkan dengan bahan-bahan lokal yang mencerminkan kemampuan Chef Diego memadukan beragam rasa dan budaya. Diciptakan untuk melengkapi hidangan Uluwatu.

Restoran dan bar di Uluwatu masing-masing berkapasitas 80 dan 100 orang, dengan ornamen rumah kayu dan pavilion berbahan rotan yang menyediakan warna-warna yang lembut. Menawarkan sensasi makan malam yang luar biasa dengan pemandangan Samudera Hindia yang memukau.

Bahan furniture terbuat dari hasil kerja tangan manual yang menonjolkan sisi nuansa tropis dengan warna pastel yang lembut.

Pengunjung juga dapat memilih bersantai di area bar, teras kantilever yang mengapit tebing dengan kursi berjemur yang teduh.


(Tangga yang berkelok-kelok menjadi ciri khas Ulu Cliffhouse. Foto: Dok. Joel Tan/wcommunications)


Bar, kolam renang dan musik

Melalui tepi kolam renang, pengunjung dapat menikmati pemandangan sekaligus berenang di kolam renang sedalam 25 meter dengan kapasitas 300 orang. Kebersihan kolam renang begitu dijaga senada dengan motif geometris yang ditawarkan di area kolam renang. 

Selain itu, melalui Rock bar, terselip keindahan tebing Uluwatu yang akan memanjakan mata. Dapat diakses melalui tangga yang berkelok-kelok. 

Satu hal lagi yaitu musik. Musik memiliki peran penting di Ulu Cliffhouse. Teradapat berbagai unsur bervariasi yang menjadi tema menarik. Dalam tim musik dinamis yang dipimpin oleh produser musik legendaris sekaligus komposer Neil McLellan, berkolaborasi dengan para DJ di Bali untuk saling berbagi pengalaman. Mereka kemudian mengurasi soundtrack kustom yang memberikan dentuman nada yang cocok dinikmati di siang hari menjelang matahari terbenam.

"Alasan saya memilih Ulu Cliffhouse dibanding tempat yang lain cukup sederhana, karena lingkungannya sangat mendukung untuk mengasah kreativitas. Fasilitas klub di sini menawarkan sensasi klub kelas dunia yang mengombinasikan keindahan alam beserta kebutuhan privasi. Ini adalah satu set yang unik yang membuat pengunjung ingin berlama-lama di sini," ucap musisi sekaligus komposer, Neil McLellan

.







(TIN)