Al Hadheerah Bab Al Shams, Makan Malam Bermenu Bintang

Yatin Suleha    •    Rabu, 06 Dec 2017 20:11 WIB
wisatakulinerwisata dubai
Al Hadheerah Bab Al Shams, Makan Malam Bermenu Bintang
Tak ada yang menghalangi Anda dengan langit di sini. Tempat ini begitu luas dengan menjajalkan rasa dan gaya Emirati (yang berkaitan dengan gaya hidup orang asli UAE/the United Arab Emirates). (Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Jakarta: Embusan angin yang sejuk membawa suasana malam di kawasan Rub' al Khali, Dubai sebuah padang pasir ketiga terbesar di dunia begitu syahdu. Menuruni bus yang kami naiki, tersadar hamparan gurun mengelilingi kami.

Ini bukan area berdesert safari lagi kan? Bersit suara di kepala kami. Diyakini bahwa ini adalah kawasan yang sama tetapi tempat yang berbeda dari sebelumnya, kami pun sumringah. Maklum saja, malam hari di tengah gurun pasir cukup membuat kami sedikit bertanya-tanya soal ke mana arah dan tujuan.

Hamparan permadani merah, mirip seperti di acara-acara penyerahan award kami yakini sebagai awal perjalanan menuju ke arah yang benar. Ditemani dengan obor-obor setinggi setengah badan berada di kiri dan kanan jalan kecil. Suasana terasa sangat romantis dengan ambiance yang redup berwarna dominan kecoklatan.

Tiba di gerbang awal, tiga pengendara kuda sudah berjejer menyampaikan salam selamat datang. Rasa penasaran belum selesai sampai di situ, jajaran tong kayu antik bergundukan aneka rempah, kapulaga, jeruk kering, adas, bawang lawang, cengkeh, jintan, dan puluhan rempah lainnya menjadi daya tarik ketika memasuki restoran ini. Inilah Al Hadheerah Bab Al Shams.


(Memasuki restoran Al Hadheerah Bab Al Shams. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Mengenal Al Hadheerah Bab Al Shams, Restoran di Tengah Gurun Pasir
Al Hadheerah Bab Al Shams adalah sebuah restoran outdoor tradisional pertama di area padang pasir dikawasan Bab Al Shams Desert Resort & Spa (Gateaway to the Sun), mengarah ke kota Al Ain (sebuah kota di Abu Dhabi).

Berdiri gagah di tengah gurun pasir, seperti Anda merasakan pengalaman 1001 Malam ala Aladin di sini. Jika Anda selama ini berpengalaman makan di banyak restoran, tempat ini menyajikan kesempurnaan pengalaman beberapa indra Anda sekaligus. 

Pertama, indra penglihatan Anda. Melihat keindahan arsitektur bangunan khas Arab tersaji luas.

Lebih dari 10 stan makanan dengan desainnya yang berbeda-beda menyajikan Anda makanan yang segar langsung dimasak di hadapan Anda, tentu saja ini membuat Anda terkagum. Serasa Anda memunyai koki pribadi.



(Aneka makanan ringan serta berbagai jenis kurma tersaji. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Bahkan, Nermin Abushnaf, selaku Public Relations Manager, Meydan Hotels & Hospitality di Al Hadheerah Bab Al Shams menyatakan bahwa tak ada makanan yang tersimpan lama di dapur. "Semua kami masak langsung di sini, disantap Anda dari olahan bahan yang segar," ungkapnya.

Kedua, indra perasa Anda. Rasa makanan khas dari beberapa negara sekaligus bisa Anda nikmati. "Ada makanan dari Mesir, Tunisia, Yordania, Suriah, Maroko, Palestina, dan beberapa lagi dari Timur Tengah serta makanan Arab lainnya," tambah Mohamed Ferjani, sebagai Executive Chef, Al Hadheerah Bab Al Shams yang telah tujuh tahun berkarier di restoran ini. Bahkan, Mohamed Ferjani mengatakan bahwa rasa otentik khas Timur Tengah tak akan mengecewakan. 


(Mohamed Ferjani, Executive Chef, Al Hadheerah Bab Al Shams yang telah tujuh tahun berkarier di restoran ini. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Salah satu yang ia sebut misalnya, Chicken Briyani. "Makanan ini aslinya dari India, namun kami oleh dengan rasa khas Arabik/Timur Tengah. "Harees (sejenis bubur gandum) juga merupakan salah satu makanan yang berbeda kami racik. Harees antara Dubai dan Saudi Arabia berbeda, beberapa orang memasukkan domba, di sini kami memasukkan daging rendah lemak," jelas chef yang meyakinkan bahwa semua makanan di sini halal sekaligus juga nikmat.

Ketiga, indra pendengaran Anda. Saat Anda menikmati ratusan jenis makanan yang tersaji sepanjang malam, Anda juga disuguhkan aneka live show entertainment, seperti belly dancing, tarian Tanoora dari Mesir, nyanyian Arabik, serta yang paling ditunggu-tunggu adalah penampilan Arabic Horses dan Camel Show. 

Show yang terakhir ini mirip seperti Anda melihat miniatur sejarah UAE lengkap dengan penunggang kuda berpedang dan alur cerita sejarahnya. Tak perlu ragu untuk ikut larut berdansa ketika penyanyi melantunkan syair lagu Arabik yang merdu, karena ini menjadi pelengkap cerita Anda saat dibawa pulang ke tanah air. Ketiga indra Anda di sini begitu dimanjakan.

"Mengapa orang harus datang ke Al Hadheerah Bab Al Shams? Karena Anda ini bukan hanya soal rasa (makanan) saja, melainkan pengalaman yang tiada duanya Anda rasakan," ungkap Nermin Abushnaf. Bisa dibilang restoran ini mempunyai konsep gastronomi, yaitu fenomena menyatukan berbagai sensori (indra) Anda sekaligus.


(Sajian yang langsung dimasak di hadapan Anda. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Dimanja Ratusan Makanan
Ada baiknya ketika Anda akan menikmati malam malam romantis di tengah gurun pasir ini, kosongkan perut Anda terlebih dahulu. Ini karena lebih dari 400 jenis makanan bisa memanjakan rasa penasaran Anda. Sebut saja Hommous, tabouleh, mutable, fattoush, rocca salad, kebbeh, jabneh bil zattar, dan sederet nama menu yang mungkin belum pernah Anda lihat dan rasakan sebelumnya.

Area pertama di dalam resto yang mayoritas berdesain natural stone rock kecoklatan ini adalah perapian yang mampu menjadi atraksi mata yang menawarkan kehangatan suasana di awal perjalanan. Di sisi kanannya terdapat puluhan wadah aneka kurma. Jika Anda penyuka kurma, di sini Anda bisa puas menjajal berbagai jenis kurma.

Di sisi satunya, Anda akan dihadiahi suguhan es krim Turki. Pelayannya akan sering-sering mengerjai Anda dan membunyikan bel.

Sekali, dua kali, dan seterusnya Anda pasti terkecoh tanpa es krim yang lengkap. Namun, disitulah letak keunikan penyajian es krim khas Turki ini. Dan pada akhirnya, Anda juga akan bisa menikmatinya.


(Kudapan es krim khas Turki yang juga bisa Anda nikmati. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Pada beberapa station atau konter juga penuh dengan aneka makanan dengan menu utama daging, sayur-sayuran, seafood. Jejeran daging ayam panggang dipotong-potong untuk kemudian diletakkan di piring Anda. Sapi, domba, juga kambing bisa menjadi alternatif menu daging-dagingan yang tak boleh Anda lewatkan di sini.

Tak ada yang menghalangi Anda dengan langit di sini. Tempat ini begitu luas dengan menjajalkan rasa dan gaya Emirati (yang berkaitan dengan gaya hidup orang asli UAE/the United Arab Emirates). Saat Anda akan mampir, ada baiknya mengonfirmasikan terlebih dahulu dan booking nama Anda. Mengapa? Hal ini karena jaraknya yang cukup jauh dan berada di tengah gurun pasir.  Al Hadheerah Bab Al Shams membuat pengalaman makan malam Anda terasa sangat berbeda. 


(Menikmati makan malam beratap langit dan bintang serta dilengkapi dengan aneka hiburan di Al Hadheerah Bab Al Shams. Foto: Metrotvnews.com/Yatin Suleha)

Fun Fact Seputar Al Hadheerah Bab Al Shams

1. Luas restoran Al Hadheerah Bab Al Shams adalah 1800 meter persegi, yang juga lengkap dengan beberapa toko souvenir, konter henna, shisha, di sepanjang jalan masuknya 

2. Weekend atau akhir pekan di Dubai adalah hari Jumat dan Sabtu

3. Tersedia 800 kursi. Namun, ada baiknya jika Anda ingin berkunjung di akhir pekan untuk booking terlebih dahulu. Ini karena jarak tempuh yang dilalui bisa mencapai 1.5 jam

4. Suhu terendah bisa mencapai 19-20 derajat celcius. Namun tertinggi bisa mencapai 45 derajat celcius

5. Saat Ramadan, semua atap di resto ini akan ditutupi kain khusus dan dilengkapi dengan AC agar tetap bisa nyaman

6. Resto ini beroperasi dari jam 7.30 malam - 11.30 malam (hanya buka untuk makan malam saja)

7. Resto ini terkenal dengan menu Timur Tengah dan menu-menu Arab lainnya

8. Harga buffet yang ditawarkan adalah AED425 (weekdays) dan AED495 (weekend-Jumat dan Sabtu)

9. Al Hadheerah Bab Al Shams berdiri sejak Desember 2004

10. Al Hadheerah Bab Al Shams juga memenangkan penghargaan sebagai restoran Timur Tengah terbaik versi BBC Good Food Award 2013 dan award yang sama di tahun sebelumnya


(TIN)