Hal-hal yang Menjengkelkan Anda ketika Berwisata

Yatin Suleha    •    Jumat, 03 Aug 2018 19:48 WIB
wisata
Hal-hal yang Menjengkelkan Anda ketika Berwisata
Apa saja hal yang menjengkelkan ketika Anda berwisata? Salah satunya mungkin seseorang yang sangat berisik di dekat Anda. (Foto: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Apa saja hal yang menjengkelkan ketika Anda berwisata? Salah satunya mungkin seseorang yang sangat berisik di dekat Anda. Agoda mengeluarkan hasil survei global tentang ‘Kebiasaan Menjengkelkan Ketika Berwisata’ yang mungkin Anda temui saat Anda sedang berwisata.
 
Kebiasaan nomor satu yang paling menjengkelkan yang ditemui ketika berwisata adalah wisatawan yang berisik. Jumlahnya 57 persen. Selanjutnya wisatawan yang terus bermain dengan ponselnya 47 persen, dan wisatawan yang tidak sensitif terhadap perbedaan budaya 46 persen-merupakan kebiasaan buruk wisatawan yang paling menjengkelkan berdasarkan survei tersebut.

Melengkapi 5 daftar tersebut, rombongan tur wisatawan dan pecinta selfie masing-masing mendapat 36 persen dan 21 persen. 

Wisatawan China paling bisa menerima keberadaan tukang selfie. Hanya 12 persen responden dari China yang terganggu oleh mereka, dibandingkan responden dari Australia 31 persen yang paling tidak dapat menerima dan menganggap para tukang selfie itu menyebalkan.

Bagi wisatawan Singapura 63 persen, Filipina 61 persen dan Malaysia 60 persen. Ketidakpekaan terhadap perbedaan budaya lokal, dianggap dua kali lipat lebih menyebalkan dibandingkan wisatawan China 21 persen, dan Thailand 27 persen.

Sekitar separuh dari wisatawan Inggris 54 persen, dan dua-perlima dari wisatawan Amerika 41 persen tidak dapat menerima kebiasaan buruk tersebut.

(Baca juga: Menikmati Bagian Middle-earth ala Nadine Chandrawinata)


(Orang Inggris merupakan wisatawan yang paling kompak saat berwisata. Mereka membatasi waktu untuk bermain ponsel menjadi sekitar satu jam (63 menit) sehari. Foto: Kate Joie/Unsplash.com)

Kecanduan ponsel 

Hampir separuh responden global mengeluhkan wisatawan yang menghabiskan banyak waktu pada ponselnya. Wisatawan asal Vietnam menganggap bahwa orang yang terus bermain dengan ponsel itu menjengkelkan. Namun sebaliknya, wisatawan asal Thailand paling bisa menerima kebiasaan menggunakan ponsel secara terus-menerus ketika berwisata. 

Secara mengejutkan, wisatawan tunggal menghabiskan waktu hampir dua jam sehari pada ponselnya saat berwisata sendiri (117 menit), atau 15 persen lebih lama dibandingkan saat berwisata dengan teman-teman (100 menit).

Dan 26 persen lebih lama saat berwisata dengan keluarga (86 menit). Wisatawan Amerika merupakan pengecualian dari tren ini. Mereka rata-rata menghabiskan sedikit waktu pada ponselnya, baik ketika berwisata sendiri (62 menit), dengan keluarga (66 menit) atau teman-teman (86 menit). 

Orang Inggris merupakan wisatawan yang paling kompak saat berwisata. Mereka membatasi waktu untuk bermain ponsel menjadi sekitar satu jam (63 menit) sehari, dibandingkan wisatawan asal Thailand yang menghabiskan lebih dari dua jam sehari (125 menit) untuk bermain ponsel saat berwisata dengan teman-teman atau keluarganya. 

Untuk mengajak para wisatawan lebih memperhatikan dan menikmati destinasi baru tanpa fokus pada layar ponselnya, komedian Australia Ozzyman menceritakan cuplikan video dari para wisatawan yang mengalami kecelakaan dan situasi konyol akibat terlalu fokus pada ponselnya. Video tersebut diluncurkan oleh Agoda melalui tema kampanye "Selfie Fail" yang menampilkan listicle dan video montage lucu berisi kekonyolan akibat terlalu fokus dan kecanduan ponsel.




(TIN)