Jelajah Melbourne

Pandangan Umat Islam di Melbourne soal LGBT

Hilman Haris    •    Senin, 03 Oct 2016 12:41 WIB
wisata australia
Pandangan Umat Islam di Melbourne soal LGBT
Islam Council of Victoria beserta sejumlah komunitas Muslim lainnya sering menggelar diskusi dengan para pemuka-pemuka agama di Melbourne (MTVN - Hilman)

Metrotvnews.com, Melbourne: Muslim di Indonesia banyak yang menentang fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Alasannya, selain tidak sesuai dengan norma agama, LGBT dianggap tidak sejalan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Lantas, bagaimana pandangan Muslim di negara tetangga, Australia? Dari pantauan Metrotvnews.com, sejumlah komunitas muslim di Negeri Kanguru masih memperdebatkan keberadaan kaum LGBT. Namun, mereka berusaha untuk tidak mengucilkan apalagi dikriminalisasi para LGBT.

"Kami masih terus memperdebatkan masalah ini. Tapi bukan berarti kami menolak keberadaan mereka. Kami tidak terlalu mempermasalahkan LBGT. Asal dengan catatan mereka tidak mengganggu agama kami," ujar Nail Aykan, selaku Direktur Eksekutif salah satu komunitas Islam di Victoria, Melbourne, Islam Council of Victoria (ICV) kepada Metrotvnews.com.

Cara ICV dan Muslim di Melbourne menanggapi masalah sensitif seperti LGBT dari sudut pandang yang positif diapresiasi oleh sejumlah komunitas agama di Victoria. Salah satunya dari Anglican Diocese of Newcastle, Victoria.

"Muslim di sini pantas disebut pahlawan. Pasalnya, mereka sudah berusaha keras untuk menciptakan harmonisasi antara umat beragama. Mereka tidak lantas menimbulkan keresahan karena persoalan LGBT," ujar Pastur Rod Bower.

Faktanya, Komunitas Muslim di Melbourne punya cara khusus untuk membahas LGBT tanpa menimbulkan pertikaian. Supaya menyatukan pandangan mengenai LGBT, ICV beserta sejumlah komunitas Muslim lainnya sering menggelar diskusi dengan para pemuka-pemuka agama di Melbourne.


(HIL)