Jelajah Melbourne

Tak Perlu ke Belanda, Keindahan Bunga Tulip Juga Bisa Dilihat di Australia

Hilman Haris    •    Rabu, 05 Oct 2016 12:28 WIB
wisata australia
Tak Perlu ke Belanda, Keindahan Bunga Tulip Juga Bisa Dilihat di Australia
Tulip Festival di Perkebunan Tesselar digelar setiap tahun (MTVN - Hilman)

Metrotvnews.com, Melbourne: Anda tak perlu repot-repot terbang jauh ke tanah Belanda untuk menyaksikan keindahan bunga tulip.  Sebab, bunga yang bisa tumbuh hingga 70 cm itu juga bisa dilihat di Kota Melbourne, Australia. Tepatnya di Perkebunan Tesselaar setiap September hingga Oktober tiap tahunnya

Varian tulip yang dimiliki Perkebunan Tesselaar tidak kalah dengan yang ada di Belanda. Di kebun yang kini dikelola oleh Paul Tesselaar tersebut, terdapat 150 jenis tanaman tulip yang bisa memanjakan mata Anda.

Dari ratusan varian tersebut, jenis Tulip Hitam (Black Tulip) menjadi primadona. 

"Tulip hitam populer karena varian yang langka. Biasanya tulip berwarna cerah. Sedangkan jenis ini sangat gelap. Warna tulip tersebut berubah agak cerah ketika sudah merekah secara sempurna,” beber Paul saat Metrotvnews.com mengunjungi Perkebunan Tesselaar beberapa waktu lalu. 

Tulip Festival di Perkebunan Tesselar digelar setiap tahun. Untuk gelaran kali ini, Tulip Festival dibuka pada 8 September hingga 4 Oktober 2016.

“Pengunjung akan dimanjakan oleh ratusan bunga tulip yang berada di lahan seluas 25 hektar. Jika pengunjung mau, mereka bisa menanam bunga tulip di rumah masing-masing. Sebab, kami juga menjual bunga serta bibit tulip,” tambah Paul.

Eksotisme Festival Tulip yang digelar oleh Perkebunan Tesselaar sudah terdengar sampai mancanegara. Buktinya, festival tersebut mampu menyedot hingga 100 ribu pengunjung dari berbagai negara tiap tahunnya.

Metrotvnews.com sempat bertemu dengan wisatawan asal Indonesia ketika berkunjung ke Perkebunan Tesselaar. Barbara Gunawan, salah satu WNI asal Yogyakarta mengaku sengaja  menyempatkan waktu di sela-sela liburan ke Melbourne untuk bisa melihat keindahan bunga tulip di perkebunan yang sudah dikelola oleh secara turun-menurun itu.



"Saya mendengar info tulip di Australia ini mekar pada pertengahan September. Oleh karena itu, saya sangat ingin datang ke festival tulip ini. Ini sebuah kesempatan langka. Sebab, pada bulan lainnya wisatawan butuh terbang jauh ke Turki atau Belanda untuk melihat tulip mekar. Jadi kalau di sini ada, kenapa harus ke tempat lain," ujar Barbara. 

Toh, bunga tulip bukan satu-satunya “hiburan” yang bisa dinikmati para pengujung di Festival Tulip. Di sana, Anda juga bisa melihat hiburan musik, menikmati sejumlah sajian kuliner khas Belanda, serta berbelanja di toko suvenir. 

(Liputan ini adalah kerja sama antara Metrotvnews.com dengan ABC International)


(HIL)