Sarapan Hanya dengan Minum Teh, Apakah Cukup?

Raka Lestari    •    Selasa, 29 Jan 2019 19:23 WIB
kuliner
Sarapan Hanya dengan Minum Teh, Apakah Cukup?
Minum teh manis saja jelas tidak mencukupi kebutuhan gizi saat sarapan. (Foto Ilustrasi: Rawpixel/Unsplash.com)

Jakarta: Sarapan merupakan salah satu bagian terpenting yang tidak boleh dilupakan dalam mengawali hari Anda. Sarapan juga dapat memberikan tubuh energi untuk menjalani hari hingga makan siang.

Seiring dengan perkembangan zaman yang modern, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan, terkadang sarapan dianggap sebagai salah satu bagian yang tak penting. Bahkan ada yang hanya mengonsumsi sarapan hanya dengan segelas teh atau kopi. Banyak orang yang menganggap bahwa sarapan dengan scangkir teh atau segelas kopi sudah cukup.

"Kalau hanya minuman saja tentu tidak cukup. Pemenuhan kebutuhan harian kita kan harus dibagi menjadi beberapa kali makan. Ada makanan utama dan makanan selingan," ujar ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, dalam acara 101 Nestum Healthy Bowl, di kawasan SCBD, Selasa, 29 Januari 2019.

"Makanan utama itu yang dibagi menjadi tiga waktu yaitu pagi siang dan sore. Kalau utama berarti seluruh zat gizi harus ada. Kalau teh manis, itu biasanya hanya memenuhi karbohidrat saja," terangnya.

Baca juga: Ingusan Saat Flu Ternyata Punya Manfaat

Dalam acara yang sama, Business Executive Officer Dairy Nestle Indonesia, Windy Cahyaning Wulan juga mengatakan bahwa sebanyak 51 persen orang Indonesia menyadari, bahwa sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari.

Namun sayangnya 76 persen orang yang mengonsumsi sarapan pada pagi hari belum memilih menu yang sesuai dengan golden standard breakfast, yaitu harus terdiri dari makanan dan minuman, bukan salah satunya di antaranya.


Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes. (Foto: Raka/Medcom.id)

Untuk memenuhi gizi yang cukup, saat sarapan harus mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.

"Minum teh manis saja jelas tidak mencukupi kebutuhan gizi saat sarapan. Sebab gizi kita membutuhkan sekira 2000 kkal," terang Dr. Rita.

Malas Minum Susu, Ini Dampaknya Pada Tubuh



(FIR)