Kerupuk Daun Gambir Oleh-oleh Khas Sumbar

Alex Rajes    •    Selasa, 20 Feb 2018 15:21 WIB
kuliner nusantara
Kerupuk Daun Gambir Oleh-oleh Khas Sumbar
Kerupuk Daun Gambir (Foto: Alex Rajes)

Padang: Gambir umumnya digunakan untuk bahan baku aktivitas menyirih. Namun, di Sumatera Barat, sekelompok ibu-ibu dari nagari Siguntua Tuo, Kecamatan Tarusan mengubahnya menjadi kerupuk yang gurih dan enak.

Tak hanya bisa dijadikan camilan, kerupuk getah gambir ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Untuk proses awal, daun gambir atau yang memiliki nama latin unceria gambir, yang biasanya diolah dengan cara diambil getah daunnya, dipetik daun mudanya dan dicuci hingga bersih.

Proses selanjutnya, daun direbus selama 15 menit hingga mendidih, lalu disaring, setelah itu disiapkan bahan bahan berupa bawang putih, merica, cabai merah yang dihaluskan, tepung beras, telur, dan lengkuas yang telah dihaluskan, lalu diaduk rata menggunakan sedikit air matang.

Setelah itu, panaskan minyak goreng dengan api yang tidak terlalu besar, satu persatu helai daun gambir yang telah direbus tersebut di celupkan ke bumbu tepung lalu digoreng hingga berubah warna.

Ketua kelompok ibu rumah tangga kasai nagari siguntua Eliza mengatakan, untuk saat ini produk buatan mereka baru dijual kepada perantau-perantau daerah tarusan yang singgah.

‘Produksi rumahan kita baru dipasarkan untuk perantau yang pulang kampung,  sebagai oleh oleh dari tanah kelahiran, karena belum ada izin resmi kami tidak berani memasarkan lebih luas," ujarnya.

Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda hendrajoni yang kebetulan singgah di lokasi dan menikmati kerupuk ini mengatakan selain gurih dan enak, kerupuk ini juga dipercaya memiliki khasiat karena biasanya daun gambir digunakan untuk pengobatan tradisional seperti sakit perut, ambeien, dan masalah pencernaan.

"Kerupuk daun ini patut menjadi kuliner khas daerah, selain gurih dan enak, kerupuk ini berkhasiat banyak untuk kesehatan tubuh," paparnya.

Harga sekantong kerupuk gambir ini relatif murah, dengan berat 250 gram dijual dengan harga Rp 15 ribu.

 


(DEV)