Tips Mengambil Foto Binatang Liar di Hutan

M Studio    •    Jumat, 21 Oct 2016 07:00 WIB
wisata australia
Tips Mengambil Foto Binatang Liar di Hutan
Hutan hujan tropis Daintree memiliki umur lebih dari 130 tahun. (daintreerainforest.net.au)

Metrotvnews.com: Apakah Anda jenuh melihat pemandangan kota besar dengan gedung-gedung tinggi pencakar langitnya? Jika ya, ini saatnya Anda berlibur ke alam terbuka untuk melihat flora dan fauna yang ada. 

Salah satu tempat yang bisa Anda kunjungi adalah hutan hujan tropis Daintree, yang berlokasi di Cairns, Australia. Tempat itu menjadi salah satu hutan terbaik untuk liburan menurut Telegraph. Berumur lebih dari 130 tahun, Daintree merupakan hutan hujan tropis di dataran rendah yang tertua di dunia.

Di hutan itu, Anda dapat menemukan 90 persen dari spesies kupu-kupu dan kelelawar yang ada di Australia. Selain itu, Anda juga dapat menemukan satwa eksotik seperti kanguru dan kasuari. Jika ingin melihat buaya di habitat alamiahnya, Anda bisa mencoba untuk menyusuri tepian Daintree River. Namun, jika Anda lebih tertarik untuk mengambil selfie dengan buaya air asin terbesar dunia, Anda mesti berkunjung ke Darwin.

Mengambil foto binatang liar di hutan seperti Daintree tentu tidak semudah mengabadikan orang atau gedung berasitektur indah. Perlu kiat khusus sehingga hasil foto bisa maksimal. Berikut beberapa petunjuknya.

1. Terus waspada

Anda akan menemukan banyak binatang di sana. Kejadian yang menarik di hutan hujan tropis bisa terjadi kapan saja tanpa direncanakan. Jika tidak ingin melewatkan momen, gunakan indra Anda, perhatikan keadaan sekitar, dengarkan suara yang dibuat oleh binatang.

Tidak selamanya Anda harus menunggu hewan besar untuk membuat foto yang menarik. Jika Anda jeli, bisa menemukan binatang kecil atau bunga dengan pola unik untuk diabadikan ke dalam sebuah foto yang indah.

Selain itu, pastikan Anda membawa perangkat yang sesuai. Smartphone lebih mudah untuk dibawa, tapi jika Anda ingin mengambil gambar yang lebih baik, sebaiknya menyiapkan kamera lengkap dengan lensa lainnya.

2Siapkan perangkat yang sesuai

a. Kamera

Saat Anda ingin mengambil foto dari binatang liar, sudah pasti Anda akan membutuhkan kamera. Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah kamera apa? Meski Anda otomatis akan berpikir untuk menggunakan kamera DSLR, tidak ada salahnya jika mempertimbangkan kamera dengan sensor yang lebih kecil.

Menurut What Digital Camera, ada beberapa hal yang harus Anda perhitungkan, misalnya frame rate. Jika Anda ingin mengambil foto dari binatang yang bergerak dengan cepat, maka semakin banyak foto yang diambil dalam satu detik akan semakin baik.
 

Gambar: Trip Advisor


Hal lain yang harus Anda perhitungkan adalah suara shutter. Sebaiknya, pilih kamera dengan suara shutter yang tidak berisik atau bahkan tidak mengeluarkan suara agar hewan tidak kaget dan kabur menjauh.

b. Lensa

Lensa berjenis zoom telephoto menjadi perangkat wajib jika Anda ingin membidik binatang. Dengan lensazoom, Anda bisa mengambil foto tanpa harus mendekat dengan binatang yang berpotensi membahayakan jiwa Anda.

Ada dua pilihan lensa yang bisa Anda ambil: telephoto zoom lens atau prime telephoto lens. Biasanya, lensa zoom lebih murah, tapi memiliki aperture (bukaan diafragma lensa) yang tidak luas sehingga hasil foto cenderung lebih gelap.

c. Tripod

Dalam mencari tripod, carilah yang kuat. Periksa berat maksimal yang bisa ditanggung oleh tripod dan pastikan cukup kuat untuk menopang kamera. Pastikan bagian atas tripod merupakan tipe yang memungkinkan Anda untuk menggerakkan kamera dengan bebas.

2. Antisipasi hujan

Jika Anda berada dalam hutan hujan tropis dalam waktu yang agak lama, risiko kehujanan sangat mungkin terjadi. Mengingat barang elektronik dan air tidak seharusnya disatukan, pastikan perangkat Anda dilengkapi pelindung anti-air.

Cuaca hujan atau mendung bukan berarti Anda harus berhenti mengambil foto. Anda bisa mencoba mengambil foto saat hujan atau saat mendung. Faktanya, cuaca mendung akan membuat pencahayaan di sekitar Anda lebih seimbang. Saat cerah, cahaya matahari akan menyinari bagian dalam hutan secara tidak merata dan akan menciptakan bayangan.

3. Bersabar

Berbeda dengan manusia, binatang -khususnya yang masih berada di alam liar- tidak bisa dipaksa untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan Anda. Oleh karena itu, kunci untuk mengambil foto binatang liar adalah bersabar.

Selain itu, mengingat Anda akan berada di bawah lapisan daun dari pohon-pohon, sebaiknya Anda menggunakan tripod untuk menstabilkan kamera. Anda harus menyesuaikan pengaturan agar gambar yang dihasilkan tetap tajam meski diambil dengan pencahayaan yang kurang.

Mengambil foto binatang dan alam liar tidak hanya bisa dilakukan di hutan hujan tropis Daintree. Anda bisa mencoba Skyrail Rainforest Cableway yang berada di Barron Gorge National Park. Dengan gondola yang dapat memuat 6 orang, Anda bisa menikmati perjalanan di atas hutan hujan tropis sepanjang 7,5 km.

Menariknya, gondola yang Anda tumpangi hanya berjarak beberapa meter di atas pohon-pohon yang tumbuh di hutan. Jadi, Anda bisa melihat, mendengar, bahkan mencium bau hutan hujan tropis. Satu kali perjalanan dengan gondola memerlukan waktu 1,5 jam. Sementara perjalanan bolak-balik akan memakan waktu 2,5 jam.


Gambar: skyrail.com.au


Dalam tur, Anda didampingi oleh pemandu yang akan menjelaskan berbagai tanaman yang ditemui di sepanjang perjalanan. Selain itu, di sekitar hutan, ada tanda yang berfungsi untuk menjelaskan flora di sana. Sementara di stasiun Barron Falls, Anda bisa melihat air terjun dan jurang yang ditumbuhi tanaman.

Saat berada di gondola, aktivitas memotret tentu dapat terus berjalan. Anda bisa mengambil foto lanskap dengan beberapa tips sederhana di bawah ini.

1. Maksimalkan depth of field

Biasanya, untuk mengambil foto lanskap, Anda harus memastikan bahwa semua scene yang ingin Anda ambil terlihat fokus. Untuk melakukan ini, Anda bisa memperkecil aperture. Mengingat bukaan kecil berarti semakin sedikit cahaya yang masuk, maka Anda harus melakukan kompensasi dengan memperbesar ISO atau memperlambat kecepatan shutter.

2. Cari Focal Point

Untuk memastikan bahwa gambar yang Anda ambil tidak terlihat kosong, pilih focal point saat Anda hendak mengambil foto lanskap. Digital Photography School menyebutkan, ada beragam focal point yang bisa Anda pilih seperti sebuah bangunan, pohon yang terlihat mencolok atau sekumpulan batu.

3. Perhitungkan langit

Salah satu elemen lain yang harus Anda perhitungkan saat mengambil foto lanskap adalah langit. Untuk menghindari gambar yang membosankan, Anda harus dapat menampilkan foreground yang mencolok atau membiarkan langit mendominasi foto.

Dominasi langit ini tentu dengan syarat jika langit terlihat menarik, misalnya terdapat formasi awan unik atau warna yang menawan, Jika langit tampak membosankan, sebaiknya Anda mencari foreground lain yang menarik dan hanya memperlihatkan langit di sepertiga atas foto Anda.

Pengalaman memotret binatang dan alam ini bisa Anda coba saat mengunjungi Cairns. Tertarik untuk pergi, tapi khawatir akan overbudget? Anda bisa memeriksa biaya akomodasi melalui situs perjalanan wisata seperti Wego. Anda bisa mencari akomodasi yang sesuai, mulai dari hotel bintang lima hingga motel.

Selain itu, dengan Wego Anda dapat mencari tahu harga tiket perjalanan. Jadi, Anda bisa dengan mudah membandingkan harga tiket yang ditawarkan oleh berbagai maskapai. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk mempersiapkan budget liburan.




(ROS)