Hinamatsuri, Perayaan Anak Perempuan di Jepang

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 03 Mar 2017 16:20 WIB
jepang
Hinamatsuri, Perayaan Anak Perempuan di Jepang
Pada zaman dulu, hinaningyo masih terbuat dari kertas dimana kemudian dibuang ke laut atau sungai, bersamaan dengan sifat buruk yang ikut terbawa dalam boneka tersebut. (Foto: Metrotvnews.com/Sri Yanti Nainggolan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap tanggal 3 Maret adalah hari istimewa bagi para anak perempuan di Jepang karena adanya perayaan Hinamatsuri atau Hina Matsuri. 

Perayaan yang berarti Festival Anak Perempuan tersebut adalah momen dimana anak-anak perempuan didoakan agar memperoleh hal-hal baik dalam hidup mereka, seperti kebahagiaan dan panjang umur. 



"Setiap rumah di Jepang yang memiliki anak perempuan akan dihiasi dengan hinaningyo atau boneka festival yang dipercaya mengambil semua hal buruk dari anak," jelas Tomoya Fukui dari Toiro Japanese Confectionary Cafe & Restaurant dalam acara Hinamatsuri Celebration di Jakarta, Jumat (3/3/2017). 

(Baca juga: 'Makanan' di Jepang Dibuat dari Cairan)

Ia menerangkan, sifat buruk anak perempuan tersebut dipercaya akan ditransfer ke dalam boneka tersebut sehingga anak perempuan menjadi baik dalam hidupnya. 


(Tradisi Hinaninggyo. Foto: Dok. Suzuki)

Pada zaman dulu, hinaningyo masih terbuat dari kertas dimana kemudian dibuang ke laut atau sungai, bersamaan dengan sifat buruk yang ikut terbawa dalam boneka tersebut. 

Fungsi lain dari hinaningyo sendiri adalah sebagai gambaran jajaran penghuni istana Jepang. Oleh karena itu, ada beberapa tokoh seperti boneka raja atau permaisuri di jajaran boneka berbentuk manusia tersebut. 







(TIN)