Cara Memasak Ini Bisa Menimbulkan Racun Pada Makanan

Torie Natalova    •    Kamis, 13 Oct 2016 16:03 WIB
kuliner
Cara Memasak Ini Bisa Menimbulkan Racun Pada Makanan
Bagaimana cara Anda memasak sangat penting terhadap apa yang Anda makan. (Foto: Rodalewellness)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagaimana cara Anda memasak sangat penting terhadap apa yang Anda makan. Ketika menggoreng atau memanggang daging, karsinogen memproduksi asam amino, gula, dan kreatin yang bereaksi dengan temperatur tinggi. Ya, memanggang daging sama bahayanya seperti merokok.

Beberapa cara memasak bisa membahayakan protein yang membawa dampak buruk untuk kesehatan Anda. Metode memasak Anda juga bisa mengoksidasi lemak. Seperti diketahui, lemak tak jenuh ganda sangat reaktif terhadap panas dan bahan kimia lain. 

Saat dipanaskan, minyak ini menghasilkan senyawa yang disebut dicarbonyls yang menyebabkan mutasi sel dan dapat menyebabkan kanker.

Metode memasak berikut ini sebaiknya Anda ketahui untuk menghindari kerusakan makanan yang Anda makan.

(Baca juga: Mengukus, Cara Terbaik Memasak Sayuran)



1. Simmering
Memasak hingga mendidih secara perlahan membantu lemak dari oksidasi tapi bisa sepenuhnya mengubah sifat protein. Memasak hingga mendidih untuk waktu singkat memang masih tergolong sehat, tapi memasak daging selama berjam-jam dalam keadaan mendidih, bukan ide yang baik. 



2. Sous vide
Teknik memasak ini menggunakan plastik yang dimasak ke dalam air dan biasanya digunakan untuk membuat daging cepat empuk. Namun, risiko menggunakan plastik bisa membawa dampak bagi kesehatan. Karena, BPA dan komponen  lain dalam plastik bisa masuk ke makanan Anda.



3. Memanggang
Salah satu cara terbaik untuk memanggang adalah tidak membiarkan daging atau bahan lain hangus. Karena, bagian luar daging yang hangus bisa membentuk racun yang berbahaya untuk tubuh. Panggang hingga daging nyaris kecoklatan dan bagian dalam setengah matang.



4. Slow cooking
Memasak dengan cara sangat lama memang mudah dan efisien terutama Anda yang sibuk. Namun, cara memasak yang biasanya menggunakan alat slow cooker ini bisa memecah kolagen, membuat daging menjadi lembut tapi menghasilkan glutamat dan daging yang terlalu matang. Jika memasak dengan cara ini, tambahkan banyak rempah-rempah antioksidan seperti kunyit dan rosemary.



5. Menggunakan temperatur sangat panas
Cara memasak ini memakai suhu yang sangat panas untuk mematangkan daging. Cara ini bisa mengubah protein lebih banyak dibanding cara memasak lain. Memasak dengan suhu sangat panas juga bisa mengoksidasi lemak dan menyebabkan glutamat terbentuk dari luar daging ketika nutrisi dari daging telah rusak.



6. Barbekyu

Memanggang di atas api yang terbuka bisa menyebabkan beberapa masalah serius. Ketika lemak terkena bara api, mereka membentuk HCA dan PAH yang memicu kanker serta peradangan. Selain itu, sebagian besar saus barbekyu mengandung gula dan MSG.



7. Membakar daging
Membakar daging sampai hangus atau hitam bisa mengoksidasi molekul lemak. Lemak yang teroksidasi bisa mengganggu sinyal hormonal yang bisa membuat Ada kurang sensitif terhadap insulin sehingga bisa memicu kegemukan. 

Metode ini juga dapat mengubah dan merusak protein yang membuat mereka mengiritasi sistem kekebalan tubuh Anda dan sulit untuk dicerna. Metode memasak ini menghasilkan zat mutagenik dan karsinogen pemicu kanker.

Cara memasak ini juga menghasilkan glutamat, jumlah besar dari neurotransmitter yang bisa mempengaruhi sel-sel otak hingga kematian. Karenanya, hindari makan daging yang menghitam atau gosong.



6. Deep fried

Memasak dengan menggoreng dalam minyak banyak adalah cara masak terburuk karena membuat lemak teroksidasi dan merusak atau mengubah protein. Panasnya temperatur yang dipakai selama menggoreng menghasilkan banyak komponen racun yang bisa meningkatkan risiko kanker.



7. Mikrowave
Menggunakan mikrowave untuk memasak dan memanaskan makanan bisa mengubah protein. Studi menunjukkan bahwa gelombang mikro menyebabkan perubahan HDL, LDL dan sel-sel darah putih. Mikrowave juga menciptakan medan elektromagnektik yang tinggi di sekitar dapur Anda.








(TIN)