Poco-poco Ramaikan Ferien Messe 2018 di Wina, Austria

   •    Senin, 15 Jan 2018 18:30 WIB
wisata
Poco-poco Ramaikan Ferien Messe 2018 di Wina, Austria
Di tengah suasana musim dingin di kota Wina, Austria, tari Poco-poco berhasil memanaskan suasana dalam acara Ferien Messe 2018 yang digelar di Messe Wien, Wina, Austria. (Foto: Dok. Koordinator Fungsi Politik dan Ekonomi Bilateral KBRI Wina)

Wina: Di tengah suasana musim dingin di kota Wina, Austria, tari Poco-poco berhasil memanaskan suasana dalam acara Ferien Messe 2018 yang digelar di Messe Wien, Wina, Austria. Ferien Messe yang berlangsung pada tanggal 11-14 Januari 2018 tersebut merupakan pameran pariwisata terbesar di Austria dengan rata-rata jumlah pengunjung lebih dari 150.000 orang. 

Pada pameran tahun ini, stand Indonesia yang dibuka oleh Duta Besar RI untuk Austria, Dr. Darmansjah Djumala dengan tumpengan nasi kuning, mengusung tema 10 Destinasi Bali Baru yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, termasuk Borobudur, Danau Toba dan Pulau Komodo. 

Partisipasi Indonesia dalam Ferien Messe merupakan salah satu program tahunan KBRI Wina dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan Austria ke Indonesia, sebagai bagian upaya Pemerintah RI untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019. 


(Dalam acara Ferien Messe 2018 yang digelar di Messe Wien, Wina, Austria, stand Indonesia dibuka oleh Duta Besar RI untuk Austria, Dr. Darmansjah Djumala. Foto: Dok. Koordinator Fungsi Politik dan Ekonomi Bilateral KBRI Wina)

Guna menarik minat pengunjung untuk bertandang ke stand Indonesia, beragam pertunjukan seni budaya Indonesia ditampilkan, baik di stand maupun di panggung utama Ferien Messe selama pameran berlangsung.

Dalam sesi penampilan tari Poco-poco pada hari Minggu siang, 14 Januari 2018, sejumlah besar pengunjung pameran tampak berbaur dengan masyarakat Indonesia dan grup tari Saman di Austria berjoget Poco-poco bersama di depan panggung pertunjukan utama. 

Para pengunjung yang sebagian besar masyarakat kota Wina tersebut terlihat sangat menikmati irama tari Poco-poco yang diperagakan secara dinamis oleh staf KBRI Wina.

Di samping pertunjukan seni budaya, stand Indonesia juga mengadakan sesi demo memasak yang menampilkan dua orang juru masak asal Indonesia, Taufik Hidayat dan Mufti. Dalam demo memasak tersebut, keduanya menyajikan menu khas Indonesia yakni Sate, Soto, dan Nasi Goreng. 


(Para pengunjung yang sebagian besar masyarakat kota Wina tersebut terlihat sangat menikmati irama tari Poco-poco yang diperagakan secara dinamis oleh staf KBRI Wina. Foto: Dok. Koordinator Fungsi Politik dan Ekonomi Bilateral KBRI Wina)

Para pengunjung sangat antusias dan mengikuti dengan seksama penjelasan mengenai teknik memasak yang telah diterjemahkan dalam Bahasa Jerman oleh pemandu acara. Sate, Soto dan Nasi Goreng merupakan menu yang banyak diminati dan mudah diingat oleh masyarakat.

Selain rasanya yang lezat dan teknik penyajian yang praktis, bahan-bahan dasar pembuatan Sate, Soto dan Nasi Goreng juga retlatif mudah ditemukan di berbagai toko Indonesia dan Asia di Austria. 

(Baca juga: Tambang Garam Tertua di Austria, Destinasi Wisata Favorit Turis Asia)

Kemeriahan di stand Indonesia mencapai puncaknya saat Duta Besar Djumala, mengundi hadiah door prize berupa satu tiket pesawat PP Wina-Bali-Wina yang disediakan oleh KBRI/PTRI Wina dengan penerbangan Garuda Indonesia dan dimenangkan oleh  seorang pengunjung stand asal Austria. 

Di samping tiket pesawat ke Indonesia, stand Indonesia juga membagikan sejumlah hadiah menarik lainnya bagi pengunjung yang berhasil menjawab kuis mengenai pariwisata Indonesia seperti voucher menyelam, potongan harga tiket pesawat ke Indonesia, buku-buku pariwisata Indonesia, dan souvenir pariwisata lainnya.  


(Kemeriahan di stand Indonesia mencapai puncaknya saat Duta Besar Djumala, mengundi hadiah door prize berupa satu tiket pesawat PP Wina-Bali-Wina yang disediakan oleh KBRI/PTRI Wina. Foto: Dok. Koordinator Fungsi Politik dan Ekonomi Bilateral KBRI Wina)

"Turis Austria merupakan pangsa pasar yang amat potensial untuk digarap. Mereka gemar melancong ke luar negeri untuk jangka waktu yang panjang, khususnya ke tempat-tempat mereka bisa menikmati keindahan laut serta seni budaya dan tradisi lokal," demikian disampaikan oleh Duta Besar Djumala di Stan Indonesia di Ferien Messe 2018. 

Berdasarkan riset Bank Erste di Austria, rata-rata masyarakat Austria menghabiskan 1.100 Euro setiap tahunnya untuk berlibur di saat musim panas. Berdasarkan angka tersebut, total nilai pengeluaran masyarakat Austria untuk liburan musim panas mencapai 4,8 milyar Euro. 

Tujuh dari 10 masyarakat Austria memilih untuk menghabiskan liburan musim panas mereka di luar negeri. "Indonesia jelas punya peluang besar untuk menjadi destinasi favorit mereka di Asia Tenggara," tandas Duta Besar Djumala.

Dalam Ferien Messe tahun ini KBRI Wina menggandeng 5 tour operator, termasuk satu tour operator dari Indonesia yakni Nusa Dua Bali Tour dan maskapai nasional Garuda Indonesia. 


(Sejumlah besar pengunjung pameran tampak berbaur dengan masyarakat Indonesia dan grup tari Saman di Austria berjoget Poco-poco bersama di depan panggung pertunjukan utama. Foto: Dok. Koordinator Fungsi Politik dan Ekonomi Bilateral KBRI Wina)

Terdapat pula 3 perusahaan Austria diantaranya Oruondo, perusahaan penyedia jasa teknologi informasi bagi pengunjung Candi Borobudur. Sebagian besar pengunjung stand Indonesia menunjukan minatnya terhadap berbagai paket wisata yang ditawarkan, khususnya paket wisata ke Bali, Raja Ampat, dan Pulau Komodo. KBRI/PTRI Wina juga memanfaatkan event Ferien Messe sekaligus untuk mempromosikan produk mie instant dan kopi kepada para pengunjung di stand. 

Ferien Messe merupakan pameran promosi pariwisata terbesar di Austria. Hasil survei penyelenggara pada tahun 2017 menyebutkan bahwa 99 persen dari total pengunjung merekomendasikan pameran tersebut kepada rekan dan kerabat mereka, dan sekitar 50 persen diantaranya datang ke pameran dengan maksud untuk mencari paket wisata liburan. Ferien Messe 2018 diramaikan oleh partisipasi lebih dari 750 exhibitor dari 70 negara. 

Di samping paket-paket wisata liburan ke luar negeri, pengunjung juga dapat menikmati berbagai penawaran paket-paket wisata domestik yang menarik dari biro perjalanan lokal Austria. Pameran berlangsung selama empat hari dari tanggal 11 hingga 14 Januari 2018.









(TIN)