Struk Belanja Sebabkan Disfungsi Ereksi pada Pria

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 01 Apr 2016 14:50 WIB
seks
Struk Belanja Sebabkan Disfungsi Ereksi pada Pria
(Foto: Flickr)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa hal sebabkan pria mengalami disfungsi ereksi atau ketidakmampuan bertahan lama saat bercinta. 

Disitat Men's Health, setidaknya ada 7 hal yang menyebabkan disfungsi ereksi.

1. Struk belanja

Penelitian menunjukkan, tanda bukti pembayaran dari ATM dan struk belanja memiliki kadar bisphenol A (BPA), yang memicu peningkatan produksi hormon estrogen pada pria. Sebagaimana diketahui, estrogen merupakan senyawa steroid yang lebih banyak ditemukan pada organ intim wanita. Adanya estrogen pada pria berpotensi menurunkan gairah dan memicu disfungsi ereksi.

2. Makanan manis. 

Kelebihan kadar gula pada tubuh lama kelamaan menyebabkan retensi insulin atau ketidakmampuan tubuh menyerap gula. Hal ini menurunkan kemampuan tubuh memproduksi hormon testosteron.

3. Kurang tidur

Kurang tidur berefek pada keseluruhan fungsi tubuh, terutama fungsi organ intim. Berdasarkan studi yang dilakukan Universitas Chicago, tidur lima jam atau kurang dalam sehari menurunkan kadar testosteron sebanyak 10 persen.

4. Tidur didekat bayi

Sebuah studi dari Notre Dame dan Northwestern University menemukan, tidur dekat bayi berpotensi menurunkan produksi testosteron sebanyak 7 persen atau lebih. Alasannya, bayi mudah sekali bangun sehingga Anda juga akan terbangun dibuatnya.

5. Kedelai

Kedelai banyak dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani diet. Namun, mengkonsumsi secara berlebihan berpotensi menyebabkan disfungsi ereksi.


6. Menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan. 

Vitamin D berperan penting dalam produksi testosteron. Penelitian yang dilakukan di Jerman dan Austria menemukan bahwa kekurangan vitamin D dapat menurun kadar testosteron sebesar 20 persen atau lebih. 

7. Terlalu banyak berlari

Penelitian yang dilakukan University of British Columbia menemukan, berlari sebanyak 40 mil atau lebih dapat menurunkan tingkat testosteron sebesar 17 persen. 



(DEV)