Wanita yang Bergantung pada Pasangan Lebih Mungkin Selingkuh

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 15 Feb 2016 11:25 WIB
romansa
Wanita yang Bergantung pada Pasangan Lebih Mungkin Selingkuh
(Foto: vcmedia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Siapakah yang lebih mungkin untuk berselingkuh dalam sebuah pernikahan?

Christin Munsch, Profesor University of Connecticut mencoba menjawab pertanyaan tersebut melalui lensa ekonomi dalam studi yang dipublikasikan pada pertengahan 2015, di American Sociological Review.

Hasilnya, wanita yang bergantung secara ekonomi kepada pasangan, probabilitas untuk berselingkuh sebanyak 5,2 persen. Sementara, mereka yang berpenghasilan sama dengan pasangan memiliki peluang sebesar 3,4 persen, dan hanya 1,5 persen kemungkinan bagi wanita yang menjadi tulang punggung untuk keluarga. 

Berdasarkan data CNN yang merujuk pada Pew Research Center melaporkan, sebanyak 15 persen wanita menikah bergantung secara finansial terhadap suaminya.

Hasil sebaliknya terjadi pada pria. Studi menunjukkan, pria yang menyerahkan 70 persen pendapatan kepada istrinya memiliki kemungkinan berselingkuh sebesar 2,9 persen. Kemungkinan selingkuh semakin meningkat bagi pria jika istri tidak bekerja, yaitu sebesar 4 persen.

"Para pria ini menyadari bahwa istri mereka benar-benar bergantung pada mereka. Mereka berpikir, istri mereka tak mungkin meninggalkan mereka, meskipun mereka berselingkuh," ujar Musch kepada Wall Street Journal, seperti dilansir Foxnews, Senin (15/2/2016).

Kesimpulan diperoleh berdasarkan survei terhadap 2.757 pria dan wanita berusia 18- 32 tahun yang menjalin hubungan dengan orang yang sama selama paling tidak satu tahun.


(DEV)