Di Tangan Bella Lego Bisa Jadi Aksesoris

Triyanisya    •    Rabu, 01 Oct 2014 12:16 WIB
feature gaya
Di Tangan Bella Lego Bisa Jadi Aksesoris
Awalnya iseng, Isabella Fitriana ketagihan produksi aksesoris Lego. MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Mempunyai hobi yang menghasilkan uang tentu akan sangat menyenangkan. Berawal dari mengoleksi Lego bata (bricks), Lego mini figur dan berbagai produk Lego lainnya, Isabella Fitriana (25), mencoba membuat aksesoris.

Bella, begitu ia akrab disapa, mencoba membuat anting, kalung, gelang, dan dasi kupu-kupu dari Lego bata dan juga mini figur Lego. Di berbagai negara di luar negeri seperti Inggris, Kanada, Amerika, dan Singapura, aksesoris Lego sudah banyak dijual, dan kini, Bella mencoba membuat aksesoris dari Lego menjadi dekat dengan masyarakat Indonesia.

"Awalnya aku iseng, aku memang suka pakai aksesoris-aksesoris gitu, terus di Indonesia belum ada yang buat (aksesoris) dari bahan dasar Lego, jadi aku coba buat deh," terang Bella saat diwawancarai Metrotvnews.com beberapa waktu lalu di lokakarya Imagine Indonesia di Ciledug, Tangerang.

Gadis kelahiran Jakarta, 17 Mei 1989 itu memang tidak berniat untuk membisniskan hobinya tersebut. Biasanya, ia membuat aksesoris berbahan dasar Lego itu untuk dipakai secara pribadi. Belakangan, teman-temannya pun tertarik dan meminta dibuatkan aksesoris seperti yang dipakai Bella.

"Ternyata, tanggapan dari teman-teman aku yang lain bagus. Dari situ sebenarnya awal bisnisnya, kebetulan juga ada temanku yang bantu untuk pemasaran. Jadi ya sudah kami seriusi," ujar gadis lulusan Fakultas Geologi Trisakti itu.

Januari 2013 menjadi awal mula Bella menjalani bisnis aksesoris Lego. Namun, ia sempat berhenti, karena baru saja lulus dari kuliahnya. Setelah mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan BUMN, Bella akhirnya kembali melanjutkan bisnisnya tersebut pada pertengahan 2014 lalu.

Dalam pembuatan berbagai aksesoris fesyen dari bahan dasar Lego tersebut, Bella menggarapnya seorang diri. Ia dibantu seorang teman bernama Chacha untuk memasarkan produk Imagine. Nama 'Imagine' sendiri dipilih oleh Bella karena ia adalah penggemar dari John Lennon, dan sangat menyukai lagu dari personel The Beatles tersebut yang berjudul "Imagine".

Awalnya, Bella memasarkan aksesoris Lego karyanya melalui Twitter dengan akun @imagine_indo. Namun, melihat sosial media seperti Instagram lebih menarik untuk memasarkan produknya, maka Bella dan Chacha mengunggah foto-foto aksesorisnya melalui akun instagram dengan nama yang sama dengan twitternya, @imagine_indo.

Kini, Imagine sudah memiliki  pengikut (followers) lebih dari 5000. Setiap bulannya, Bella bisa mengirim sekitar 300 buah pesanan untuk para pelanggannya. Bahkan, kini aksesoris Lego karya Imagine bisa ditemui di beberapa toko di Jakarta dan juga di Bandung yang mengajaknya bekerja sama.

Meski dibanjiri pesanan, Bella masih tetap membuat aksesorisnya sendiri. Ia belum berani mengajak orang lain untuk membantunya membuat aksesoris tersebut. Pasalnya, ia masih belum berani mempercayakan orang lain untuk membuat aksesoris dari Lego seperti yang selama ini ia lakukan. Jika ada waktu senggang, Bella akan mengusahakan membuat aksesoris itu sebanyak-banyaknya.



Harga aksesoris tersebut berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp800 ribu untuk cincin, anting, kalung, dan juga gelang. Selain cincin, gelang, kalung, dan dasi kupu-kupu, Bella juga membuat clutch bag dan juga coffee tray dari Lego bata. Untuk kedua produk tersebut, harga tergantung pada pesanannya.

Bahkan, aksesoris buatan Bella kini sudah digemari para artis ibukota untuk melengkapi fesyennya, baik untuk dipakai sehari-hari atau untuk pentas. Sejumlah artis seperti Alika Islamadina, Kirana Larasati, Dominique Diyose, Adinia Wirasti, hingga Agfansyah Reza pernah memesan aksesoris buatan Bella.

"Pertamanya, kami yang menghubungi artis-artis itu, tetapi belakangan ini, penata gaya mereka yang mulai kirim email ke kami. Mereka bilang tertarik dan minta dibuatkan aksesoris," ujar Bella.

Kerap menjadi langganan beberapa artis sempat membuat Bella sedikit kelimpungan mengerjakan pesanannya. "Ada salah satu artis yang meminta untuk bikin baju yang ada Lego-nya gitu. Mintanya baru dua hari sebelum dia pentas. Jadi harus siap dalam waktu dua hari, kerepotan sih, tapi menyenangkan," bebernya.

Bella menyebut bisnis aksesoris Lego miliknya ini sebagai hobi yang bisa ia kerjakan di mana pun ia berada. Bella kerap membawa peralatan dan material untuk membuat aksesorisnya ke manapun ia pergi. Dalam waktu satu jam, Bella bisa membuat 10 anting.

"Kalau bikin kalung, sekitar setengah jam, itu juga kalau lagi kesal, kalau lagi enggak kesal mungkin dua hari, he he," candanya.

Bella tidak masalah jika kini memiliki banyak pesaing di Jakarta. Ia tetap yakin bahwa aksesoris Lego karyanya akan tetap diminati para pecinta aksesoris sekaligus pecinta Lego.



"Malah bagus kalau ada pesaing, biar bisa bikin lebih banyak (aksesoris Lego). Intinya kami tetap jaga orisinalitas dari Legonya. Bahan dasar tetap yang orisinal dari Lego, ada beberapa yang aku pesan dari Toronto (Kanada), dan juga Kopenhagen (Denmark). Ada juga yang beli di Legoland yang di sini (Jakarta). Untuk cincin, atau anting, bahan material selain Lego nya sendiri itu pakai bahan stainless stell, jadi biar awet juga. Kalau untuk coffee tray dan clutch bag mungkin baru Imagine yang bikin," ujarnya.

Menjual kembali produk dengah bahan dasar Lego membuat Bella sempat memikirkan soal hak cipta. Tetapi, ia rupanya tidak bermasalah dengan hak cipta tersebut.

"Saya sudah ketemu orang dari pihak Lego Indonesia, mereka enggak masalah kalau barangnya dijual lagi. Tetapi harganya harus lebih tinggi dari harga Lego-nya. Misalnya satu set Lego yang harganya tiga juta, kami harus jual lebih mahal dari itu, kalau lebih murah, mereka enggak akan mau," ujarnya.

Setelah ini, Imagine akan bekerjasama membuat sebuah pameran dengan salah satu hotel di Jakarta. "Kami mau bikin pameran dengan salah satu hotel di Jakarta, tentang ruang tamu gitu, ada setelan dapur (kitchen set), ada tempat tidur, ada kamar mandinya juga," ujar Bella.

Bella pun memberikan garansi untuk para pelanggannya. Baginya yang terpenting adalah orang-orang suka memakai aksesoris karyanya.




"Saya jual karena hobi, yang penting orang suka pakai barang saya, ya asal dia suka, saya akan buatkan. Waktu itu juga ada beberapa yang minta ukuran lebih kecil, tetapi ternyata pas dikirimi, dia bilang kekecilan, akhirnya dikembalikan ke kami, lalu kami bikin lagi yang pas," tutup Bella.
(FIT)