Sesendok Gula dalam Air Putih Lebih Baik dari Minuman Berenergi?

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 12 Jan 2016 12:38 WIB
kesehatan
Sesendok Gula dalam Air Putih Lebih Baik dari Minuman Berenergi?
Sesendok gula sama dengan minuman energi. (foto:telegraph.co.uk)

Metrotvnews.com, London: Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minuman energi tidak lebih baik dari air putih yang berisi sesendok gula. Penelitian tersebut dilakukan oleh Dr Miriam Stoppard yang mengaku dirinya takut dengan pertumbuhan popularitas minuman energi. Menurutnya, produsen minuman berenergi sedikit memahami ilmu pengetahuan.

Berdasarkan penelitiannya dan para peneliti dari Bath University menunjukkan bahwa, menambahkan sesendok gula ke dalam air putih bisa menjadi lebih efektif dalam meningkatkan stamina saat olahraga daripada minuman berenergi. 

Lanjut Dr Miriam, para peneliti dari Bath University mengaduk gula ke dalam botol air putih sebelum melakukan tantangan fisik yang besar.

Peningkatan jumlah minuman olahraga yang dirancang untuk menyediakan energi selama olahraga, menggunakan sukrosa atau campuran glukosa dan fruktosa, tetapi banyak yang masih mengandalkan glukosa saja.

Selain itu, para peneliti menemukan bahwa menggabungkan berbagai jenis gula meningkatkan kecepatan orang menyerap gula dari usus mereka. 

Adapun tim menguji berbagai minuman untuk melihat bagaimana perbedaan jenis gula (karbohidrat) dapat membantu mencegah kelelahan karena penurunan persediaan energi dari hati.

Percobaan para peneliti dari Bath University dilakukan pada pengendara sepeda jarak jauh. Hasilnya, dengan mengonsumsi gula dalam bentuk glukosa atau sukrosa baik dapat mencegah kelelahan, tetapi sukrosa lebih baik.

Baik sukrosa dan glukosa disebut gula sederhana. Tetapi mereka tidak sama. Perbedaan utama adalah bahwa setiap molekul sukrosa terdiri dari satu glukosa dan satu molekul fruktosa terkait bersama-sama.

Para ilmuwan memperingatkan bahwa, glukosa salah satu minuman yang bisa menyebabkan nyeri usus dan menyarankan alternatif berbasis sukrosa atau hanya gula dalam air yang dapat membantu latihan menjadi lebih mudah dan lebih nyaman.

Di sisi lain, Dr Javier Gonzalez seorang peneliti utama menunjukkan bahwa menelan karbohidrat (gula) selama latihan dapat mencegah penipisan persediaan karbohidrat dalam hati, tetapi tidak dalam otot.

"Ini mungkin salah satu cara dimana menelan karbohidrat meningkatkan kinerja daya tahan. Hal ini menunjukkan bahwa ketika tujuan Anda adalah untuk memaksimalkan ketersediaan karbohidrat, sukrosa mungkin sumber yang lebih baik daripada glukosa," jelasnya. (Mirror)


(LOV)