Keliling Kota Malang ala Double Decker di London

Aditya Mahatva Yodha    •    Minggu, 15 Mar 2015 18:42 WIB
wisata sejarah
Keliling Kota Malang ala Double Decker di London
Foto: Bus Macito / Metrotvnews.com / Aditya Mahatva Yodha

Metrotvnews.com, Malang: Ingin jalan-jalan keliling kota Malang tapi takut nyasar? Pilihannya adalah naik taksi atau kendaraan umum. Tapi ada pilihan lain yang lebih hemat ongkos dan tenaga. Yaitu menggunakan bus gratis bernama Macito (Malang City Tour).

Bus Macito adalah bus tingkat dengan system double decker seperti yang ada di kota London, namun karoseri Macito buatan lokal. Model bus ini sebenarnya sudah tidak asing untuk di Indonesia, karena pernah digunakan sebagai bus kota sekitar tahun 1980 - 1990 di Jakarta dan Surabaya.

Macito sendiri telah diluncurkan oleh Walikota Malang, Abah Anton, pada tanggal 29 Januari 2015. Sasarannya yaitu memberi kemudahan pada wisatawan untuk berkeliling Kota Malang. Sehingga wisatawan dapat lebih mudah mengakses destinasi wisata, kuliner, maupun budaya di Malang.

Ada yang rela datang pagi-pagi hanya untuk mendapatkan kursi di Bus Macito ini. Karena Bus Macito ini tidak berhenti di jalan, maka calon penumpang harus berkumpul di Depan Taman Tugu Balaikota Malang.

Seperti keluarga Alifah, yang jauh- jauh dari Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka menggunakan Macito menuju taman Tugu Balai Kota Pemkot Malang.

"Saya datang pagi- pagi, karena beberapa hari yang lalu itu terlalu sore,  Bus-nya enggak mau jalan, karena jam keliling telah usai " ujar Alifah, Minggu (15/3/2015).


Foto: Bus Macito / Metrotvnews.com /  Aditya Mahatva Yodha

Bus tingkat berlantai dua yang lantai 2-nya terbuka ini, berkapasitas 40 penumpang. Beroperasi tiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Khusus hari Minggu, Bus Macito beroperasi mulai pukul 09.30 karena menunggu acara car free day rampung.

Tiap hari, bus dengan warna hijau ini memiliki jatah keliling kota sebanyak tiga kali. Mulai Balai Kota Malang - Alun-Alun Merdeka - Jalan Kawi - Jalan Ijen - putar balik di Simpang Balapan - dan kembali ke Balai Kota.


(AWP)