Hindari Satu Kata Ini dalam Menuliskan Resolusi Tahun Baru

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 03 Jan 2018 13:01 WIB
psikologi
Hindari Satu Kata Ini dalam Menuliskan Resolusi Tahun Baru
Menurut sebuah kutipan dari buku How to Get Sh*t Done karya Erin Falconer, kata 'harus' dapat menghambat Anda dalam pencapaian target yang sudah dibuat. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Banyak orang membuat resolusi di tahun baru. Namun, dari berbagai harapan positif tersebut, ada satu kata yang sebaiknya Anda hilangkan karena dapat menyabotasi tujuan tersebut. 

Menurut sebuah kutipan dari buku How to Get Sh*t Done karya Erin Falconer, kata 'harus' dapat menghambat Anda dalam pencapaian target yang sudah dibuat. 

Buku tersebut menyebutkan bahwa 'harus' adalah kata yang mengimplikasi kewajiban dan harapan, yang lebih menjurus ke makna rasa bersalah, rasa malu, dan "tidak adanya keputusan".

Karena, meskipun terdengar seperti keputusan, 'harus' pada dasarnya lebih mendeskripsikan kemungkinan dibandingkan realitas. Misalnya, mengucapkan 'Saya harus makan sehat' memiliki makna yang cukup berbeda dengan 'Saya makan sehat'.


(Menurut sebuah kutipan dari buku How to Get Sh*t Done karya Erin Falconer, kata 'harus' dapat menghambat Anda dalam pencapaian target yang sudah dibuat. Foto: Pixabay.com)

(Baca juga: 4 Jurus Jitu Mengusir Rasa Malas)

Selain itu, kata tersebut juga menyiratkan perasaan negatif yang dirasakan. 

"Kita jarang menggunakan kata itu untuk sesuatu yang kita nantikan. Misalnya, kalimat 'Saya harus membersihkan kamar'. Kata itu membuat pekerjaan tersebut menjadi momok dibandingkan tugas lain yang bisa Anda kerjakan dengan pasti," terang Falconer. 

Perasaan tersebut juga dapat membuat Anda menunda pekerjaan yang berujung pada ketakutan untuk menyelesaikannya. Menurut Falconer, pengurasan energi tersebut diakibatkan oleh fokus yang terbagi. 

"Kata 'harus' memaksa pikiran untuk berada di dua tempat sekaligus yang jarang berhasil karena otak masih berfokus pada tugas lain yang tertunda. Selain itu, itu adalah pertanda bahwa tugas yang menggunakan 'harus' pada dasarnya tidak benar-benar ingin dilakukan."










(TIN)