Sinar Biru Gawai Memberikan Stres Oksidatif pada Saraf Mata

   •    Senin, 23 Oct 2017 16:14 WIB
kesehatan mata
Sinar Biru Gawai Memberikan Stres Oksidatif pada Saraf Mata
Ilustrasi. Warga penyandang disabilitas netra menjalani pemeriksaan kesehatan mata komprehensif saat Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day), di Bandung, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dokter Spesialis Mata Artha Latief mengatakan sinar biru pada gawai dapat merusak mata. Sinar ini memberikan efek stres oksidatif pada saraf mata bahkan dapat menyebabkan kerusakan retina.

"Untuk mencegahnya perlu konsumsi makanan dengan antioksidan tinggi misalnya betakaroten pada wortel. Jangan lupa untuk saraf mata dan fokus penglihatan butuh lutein dan zeaxanthin yang banyak terdapat pada buah dan sayur," katanya, dalam Metro I-Care, Minggu 22 Oktober 2017.

Selain konsumsi makanan bernutrisi, aktivitas di luar ruangan pun bisa membantu mengalihkan perhatian terhadap penggunaan gawai. Bahkan, kata Artha, ada sebuah penelitian yang menyebut sinar matahari berpengaruh terhadap penghambatan laju minus pada mata.

"Sinar matahari menstimulasi sekresi hormon dopamine yang memengaruhi dan menghambat pemanjangan bola mata. Seperti diketahui orang dengan minus memiliki bola mata yang lebih panjang," katanya.

Kebiasaan sehari-hari seperti bagaimana posisi saat berhadapan dengan layar komputer, laptop, televisi bahkan menggunakan gawai serta membaca buku pun dapat memengaruhi penglihatan seseorang.

Hal yang pasti ketika jarak pandang atau penglihatan wajar namun semakin hari semakin mendekatkan jarak mata dengan layar maka harus dicurigai bahwa kondisi mata mulai tidak optimal.

"Kadang orang kalau sudah fokus pada gadget lupa kedip. Padahal jangan lupa kedip, perhatikan juga pencahayaan gadget, sesuaikan kontras dengan pencahayaan dan kalau tidak bisa menggunakan prinsip 20:20, ketika mata sudah lelah setop, jangan teruskan," jelasnya.




(MEL)