4 Alasan Tantrum Baik untuk Kesehatan Mental Balita

Raka Lestari    •    Rabu, 25 Oct 2017 12:09 WIB
kesehatan
4 Alasan Tantrum Baik untuk Kesehatan Mental Balita
(Foto: Parents)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menangani tantrum pada balita memang susah-susah gampang. Ada kalanya anak bisa ditenangkan dengan mudah. Namun, ada kalanya juga sangat sulit sehingga orang tua menjadi khawatir.

Tantrum merupakan ledakan emosi pada anak-anak atau balita sebagai respons terhadap sesuatu yang membuat mereka tidak senang. Biasanya ditandai dengan sikap keras kepala, menangis, menjerit, ataupun berteriak.

Namun, percaya atau tidak, tantrum merupakan bagian penting dalam kesehatan emosional balita dan kita bisa belajar menjadi orang yang lebih tenang dengan menghadapinya. Ini alasannya seperti dilansir laman Parents.

1. Melampiaskan emosi baik untuk kesehatan mental

Air mata mengandung kortisol atau hormon stress. Saat kita menangis, itu berarti kita telah melepaskan stres dari tubuh. Air mata juga dapat menurunkan tekanan darah dan dapat meningkatkan kesehatan emosional.

2. Menangis dapat membuat anak belajar

Disaat anak sedang berjuang dan mengekspresikan rasa frustasi mereka, hal itu dapat membantu mengembangkan pikiran mereka sehingga mereka dapat belajar hal-hal baru. "Belajar itu adalah sesuatu yang biasa bagi anak-anak seperti bernafas," kata Patty Wipfler, pendiri Hand in Hand Parenting.

3. Anak dapat tidur nyenyak

Biasanya orang tua akan mencoba membuat sang anak tertidur ketika mengalami luapan emosi. Padahal, dengan membiarkan anak-anak tertidur dapat membuat emosi sang anak hanya bertambah buruk. Oleh karena itu sebaiknya biarkan anak Anda menyelesaikan luapan emosinya tersebut dengan begitu ia akan merasa lelah dan tertidur lebih nyenyak.

4. Lebih dekat dengan orang tua

Biarkan mereka meluapkan emosi yang mereka rasakan. Tidak perlu berbicara terlalu banyak dengan mereka, sebaliknya, cobalah beri pelukan. Hal itu bisa meredam emosi mereka dan akan merasa lebih dekat dengan Anda.




(DEV)